4 Tips Optimalkan Sistem Operasional Digital di Apotek

4 Tips Optimalkan Sistem Operasional Digital di Apotek

ADVERTISEMENT

4 Tips Optimalkan Sistem Operasional Digital di Apotek

Sponsored - detikInet
Rabu, 19 Okt 2022 19:02 WIB
Ilustrasi Apotek
Foto: Shutterstock
Jakarta -

Penggunaan teknologi digital untuk meningkatkan keberlangsungan bisnis apotek sangat diperlukan. Pasalnya, semua lini kehidupan saat ini semakin terintegrasi dengan teknologi.

Oleh karena itu, stakeholder terkait harus mampu memiliki sistem operasional digital apotek yang baik. Hal ini penting dilakukan agar roda bisnis apotek mampu terus berjalan.

Nah, jika Anda merasa sistem operasional dan manajemen apotek kurang maksimal? Berikut 4 tips untuk mengoptimalkannya.

1. Manfaatkan Sistem Pencatatan Digital

Anda bisa beralih dari sistem pencatatan manual ke sistem pencatatan digital dengan menggunakan software khusus apotek. Software ini bisa Anda temukan dengan mudah lho mengingat ada banyak sekali developer yang mengembangkan perangkat lunak khusus untuk usaha apotek Anda, salah satunya adalah software ApotekOS.

Software apotek mempermudah anda dalam melakukan transaksi. Anda tidak perlu melakukan sistem pencatatan manual menggunakan buku. Dengan software ini semua jenis transaksi Anda akan terhubung satu sama lain.

Jika ada input pembelian, maka stok barang Anda secara otomatis akan bertambah. Sementara, jika ada penjualan, stok barang akan otomatis berkurang. Di akhir periode pun Anda juga bisa membandingkan stok fisik dan stok yang tercatat di sistem.

Selain masalah stok, input transaksi apotek Anda juga jadi jauh lebih mudah. Anda juga akan mendapatkan catatan atas setiap transaksi yang diinput secara detail dan terperinci.

2. Rekrut Karyawan Berkompeten

Merekrut karyawan yang kompeten merupakan salah satu cara agar sistem operasional dan manajemen bisnis Anda berjalan dengan baik. pilihlah karyawan yang memiliki background pendidikan yang sesuai. Akan lebih baik pula kalau Anda bisa mendapatkan karyawan yang telah ahli dan berpengalaman.

Untuk bagian gudang ataupun bagian office (kantor) pilihlah karyawan yang memiliki keahlian dalam bidang manajemen, akuntansi, dan administrasi. Karyawan yang kompeten tentunya bisa menjalankan tugas dan tanggung jawabnya dengan baik. Sehingga sistem operasional dan manajemen apotek bisa lebih teratur.

Sebab karyawan tersebut juga yang akan berhubungan dengan konsumen, menjalankan software, dan membantu Anda untuk mengelola apotek.

3. Buat Aturan yang Jelas

Kelancaran sistem operasional dan manajemen setiap usaha memang tak lepas dari aturan yang jelas. Aturan ini diperlukan sebagai pedoman bagi Anda dan para karyawan tentang bagaimana cara menjalankan usaha apotek.

Aturan tersebut mengatur tentang beberapa hal yang vital, seperti jam operasional, layanan, sistem, jobdesk masing-masing karyawan, dan lainnya.

4. Lakukan Pemantauan Rutin

Setiap usaha pasti memiliki kendala tidak terkecuali bisnis apotek. Untuk meminimalisir hal tersebut maka melakukan pemantauan rutin wajib dilakukan. Khusus untuk apotek, pemantauan bisa dilakukan dengan cara mengecek ketersediaan stok obat, detail input yang dilakukan karyawan, dan lain halnya.

Tak hanya pemantauan, pastikan segala sesuatu telah terstruktur dengan baik. Serta lengkapi usaha apotek Anda dengan sejumlah fasilitas seperti komputer, rak, dan lainnya.

(Content Promotion/ApotekOS)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT