Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network
detikInet
Enterprise Tech
Sekar Telkom Tolak Penambahan Direksi
Enterprise Tech

Sekar Telkom Tolak Penambahan Direksi


- detikInet

Jakarta - Rencana PT Telkom untuk menambah jajaran direksi dari tujuh menjadi sembilan ditentang Serikat Karyawan (Sekar) perusahaan. Sekar melihat rencana penambahan direksi ini tidak memberi nilai tambah."Harusnya kita belajar dari pengalaman, penambahan direksi kalau tidak didukung kesiapan internal dan didasari kebutuhan yang obyektif justru akan berdampak inefisiensi," kata Sekjen Sekar Telkom, Wisnu Adhiwuryanto dalam penjelasan tertulisnya, Senin (19/6/2006).Sebelumnya, Dirut Telkom Arwin Rasyid mengatakan, Telkom akan mengusulkan penambahan dua direksi kepada pemegang saham dalam rapat umum pemegang saham (RUPS) pada 30 Juni mendatang.Penambahan dua direksi itu untuk posisi Direktur IT dan Suplai dan Direktur Risk Management. Menurut Arwin, penambahan direksi tersebut untuk mencapai target Telkom menjadi regional player.Wisnu menegaskan, pihaknya hanya bisa memahami penunjukkan fungsi Information Technology (IT) yang diangkat ke level setingkat direktorat, dan dipimpin seorang direktur.Ini terkait dengan entitas bisnis Telkom yang bergerak di bidang ICT (Information and Communication Technology), sehingga keberadaan seorang direktur IT adalah lumrah karena memang didasari kebutuhan yang jelas.Namun untuk fungsi manajemen resiko ke level direktorat, menurut Wisnu, sangat berlebihan dan berpotensi membuat birokrasi di dalam makin tidak lincah dalam menghadapi persaingan bisnis yang semakin sengit.Sekar menilai penempatan fungsi manajemen resiko setingkat Executive Vice President seperti saat ini sudah memadai. Sekar juga mengingatkan Telkom sangat membutuhkan figur pimpinan yang memiliki strong leadership. Pentingnya strong leadership ini didasari oleh fakta bahwa Telkom merupakan BUMN besar yang rentan menjadi sasaran kepentingan sempit banyak pihak, eksternal maupun internal."Hanya figur yang memiliki kepemimpinan yang kuat yang akan mampu membuat Telkom tetap konsisten dalam menjalankan kebijakan-kebijakan strategis yang dibuatnya untuk memajukan perusahaan," ujar Wisnu. (ir) (dewidya/)




Hide Ads