Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network
detikInet
Kasus Chip Palsu, Peneliti Dipecat

Kasus Chip Palsu, Peneliti Dipecat


- detikInet

Cina - Tingginya investasi Cina dalam penelitian teknologinya, memberikan banyak kesempatan bagi para pengincar harta.Sebenarnya Cina berkeinginan untuk memproduksi teknologi komersialnya sendiri daripada harus membeli produk dari luar negeri. Berdasarkan alasan tersebut, Cina kemudian gila-gilaan dalam menanamkan investasi di bidang teknologi.Rupanya kesempatan tersebut dimanfaatkan oleh orang-orang yang tidak bertanggung jawab. Adalah Chen Jin, mantan kepala Microelectronics School, Shanghai Jiao Tong University. Chen hampir saja berhasil membohongi pihak universitas dan pemerintah. Chen mengaku-ngaku chip digital signal processing buatan Hanxin Sci-Tec, sebuah perusahaan pembuat chip komputer, sebagai chip hasil penelitiannya. Menurut situs berita Cina Xinhua, Chip tersebut bukanlah hasil penelitian yang dilakukan Chen. Tetapi memang memiliki fitur yang direncanakan, seperti MP3 player dan pembacaan sidik jari.Kasus ini terbongkar setelah pejabat yang berwenang, menerima sebuah surat yang menanyakan keaslian penelitian tersebut.Akibat kasus ini, Departemen Ilmu pengetahuan dan Teknologi Cina memaksa Chen untuk mengembalikan dana penelitian yang telah dihabiskan. Dana yang diterima Chen diperkirakan sekitar 114 juta yuan (1 yuan = Rp 1.135 Sumber:xe.com). Selain itu Chen dipecat dari jabatannya.Penelitian Chen sebenarnya berkutat pada penggabungan teknologi akademi dengan bisnis suatu perusahan. Selain sebagai peneliti di universitas tersebut, dia juga merupakan General Manajer Hanxin Sci-Tec. Demikian dikutip detikiNET dari BBC News, Selasa (16/5/2006).(Catatan Redaksi:Bagi pemberi komentar, mohon tidak mengisi kolom nama dengan kata/kalimat yang tak lazim sebagai nama orang. Nama samaran diperbolehkan. Pengisian nama dengan nama milik orang lain (public figure), alamat situs, merek, nama institusi tertentu dan/atau cenderung vulgar/ofensif/SARA, tidak diperkenankan.) (oktoria/)




Hide Ads