Peran Blockchain di Industri Kesehatan

Peran Blockchain di Industri Kesehatan

Anggoro Suryo Jati - detikInet
Jumat, 10 Des 2021 18:05 WIB
ilustrasi blockchain
Ilustrasi blockchain
Jakarta -

Dalam satu sesi di TKO Summit 2021, dibahas peran penting teknologi blockchain dalam membantu penanganan melawan pandemi COVID-19 dan industri kesehatan secara keseluruhan di dunia.

TKO Summit 2021 adalah acara tahunan Tokocrypto, yang tahun ini mengambil tema The Kripto Odyssey (T.K.O) Summit 2021. Salah satu yang dibahas dalam gelaran ini adalah peran blockchain di berbagai industri.

"Kami ingin fokus membangun ekosistem kami dengan menekankan inklusivitas dan inovasi, yang pada akhirnya mendukung perekonomian dengan dukungan web 3.0," kata Pang Xue Kai, CEO Tokocrypto dalam keterangan yang diterima detikINET.

Siskusi peran blockchain di industri kesehatan tersebut dimoderasi oleh Ken Nizam dari Asia Token Fund dengan tiga panelis mulai dari Chia Hock Lai yang merupakan Chairman of the ASEAN Blockchain Consortium; Juan Otero yang merupakan Co-Founder dan CEO platform perjalanan berbasis blockchain, Travala.com, dan Teguh Kurniawan Harmanda selaku COO Tokocrypto.

"Blockchain dapat diterapkan untuk berbagai kebutuhan, seperti menyimpan data riwayat kesehatan pasien, mentransfer data secara aman, mengelola rantai pasokan peralatan medis dan obat-obatan, dan membantu peneliti dalam pengolahan kode genetik," jelas Teguh.

"Hal-hal ini penting untuk mengantisipasi dan menangani dampak buruk pandemi dengan cepat," tambah pria yang juga Ketua Umum Asosiasi Pedagang Aset Kripto Indonesia (Aspakrindo).

Diskusi ini juga membahas bagaimana DeFi akan mendorong pemanfaatan dunia NFT di luar konsep exchange atau pertukaran untuk salah satu mendapatkan penghasilan.

Diskusi ini dipandu oleh oleh Michael Waitze, dari Asia Tech Podcast. Tiga orang panelis di antaranya, Weso yang merupakan developer dari platform DeFi terkemuka, Beefy Finance; Irene Umar, salah satu pendiri dari GameFi revolutionizer, Yield Guild Games Southeast Asia (YGGSEA); Oscar Franklin Tan, Chief Financial Officer (CFO) NFT game changer, Enjin; Darius Sit, Co-Founder QCP Capital.

Irene Umar, Co-Founder YGGSE Asia dan Country Manager YGGSEA Indonesia, mengatakan GameFi dan perkembangan teknologi lainnya, akan menciptakan apa yang sebelumnya dianggap sebagai hobi, lambat laun akan beralih jadi pekerjaan yang menguntungkan.

"Game akan menjadi pekerjaan, itu adalah pekerjaan, di mana Anda akan mendapatkan penghasilan," jelasnya.

Seiring perkembangan blockchain yang terus terjadi setiap hari, tujuan akhirnya adalah untuk memastikan bahwa teknologi ini bisa bermanfaat bagi umat manusia dan lingkungan sekitar.

"Inti dari pembangunan ekosistem kami adalah secara efektif memanfaatkan potensi dari blockchain untuk memenuhi tujuan mendasar, yaitu meningkatkan kualitas hidup dengan membuat fungsinya mudah digunakan semua orang," kata Pang Xue Kai.



Simak Video "Pesan Pemerintah Sebelum Kalian Investasi Kripto"
[Gambas:Video 20detik]
(asj/asj)