Tokopedia Bocorkan Strategi Rajai Marketplace di Indonesia

Tokopedia Bocorkan Strategi Rajai Marketplace di Indonesia

Nurcholis Maarif - detikInet
Rabu, 21 Apr 2021 20:30 WIB
Tokopedia
Foto: Tokopedia
Jakarta -

Pandemi telah mengubah banyak kebiasaan masyarakat, termasuk beralih dari belanja offline ke online. Perubahan ini dan ditambah potensi pertumbuhan e-commerce di Indonesia membuat para e-commerce untuk bersaing adu inovasi dan strategi.

Para e-commerce menawarkan berbagai fitur yang mempermudah konsumen untuk melakukan aktivitas belanja hingga pemenuhan kebutuhan sehari-hari melalui platform e-commerce. Tak terkecuali untuk seller yang ikut berjualan.

Dikutip dari dari riset DSinnovate berjudul 'The Power E-Commerce Spectrums', beragam strategi pun dilakukan oleh e-commerce untuk memaksimalkan dan merebut pasar ini. Misalnya, Shopee dan Lazada memberikan fitur games dan live streaming di platform masing-masing.

Baik Shopee maupun Lazada juga fokus pada promo 'tanggal cantik' seperti 9.9, 10.10, mengikuti bentuk promosi 11.11 yang diperkenalkan oleh Alibaba. Strategi tersebut digunakan sebagai bentuk promosi untuk meningkatkan engagement pengguna, sekaligus mendorong pembelian produk.

Sementara Tokopedia menarik pelanggan lewat program Waktu Indonesia Belanja (WIB) yang menawarkan promosi khusus kepada penggunanya setiap akhir bulan saat tanggal gajian.

Program ini menampilkan produk dan memungkinkan konsumen mendapatkan penawaran khusus melalui omni channel strategy, yaitu menawarkan hiburan dan pengalaman berbelanja dengan mengintegrasikan acara TV langsung dan promosi dalam aplikasi sekaligus.

Berbagai kolaborasi juga dilakukan Tokopedia dengan vendor offline selama pandemi terjadi. Perusahaan bermitra dengan acara dan bazaar yang sebelumnya hanya offline untuk online melalui platformnya, seperti Big Bad Wolf, Jakcloth, dan Jakarta Sneakers Day.

e-Commerce yang yang identik dengan warna hijau itu juga fokus pada onboarding brand yang awalnya hanya memiliki channel penjualan offline untuk membuka tokonya di Tokopedia seperti BMW dan Tesla.

Beragam pendekatan tersebut menjadi strategi masing-masing pemain e-commerce untuk menarik semakin banyak pengguna ke platform mereka. Hasilnya, Tokopedia menjadi marketplace di Indonesia yang paling banyak dikunjungi selama kuartal I 2021. Menurut data, SimilarWeb.

Rentang Januari-Maret 2021, Tokopedia mempunyai pengunjung bulanan mencapai 126,4 juta dan unique visitors 38,93 juta. Di posisi kedua ada Shopee dengan pengunjung bulanan 117 juta dan unique visitors 35,75 juta. Lalu ada Bukalapak dengan pengunjung bulanan 31,27 juta dan unique visitors 12,83 juta.

Sementara di posisi keempat ada Lazada dengan jumlah pengunjung bulanan 28,20 juta dan unique visitors 11,22 juta. Lalu posisi kelima ada Blibli dengan jumlah pengunjung bulanan 18,52 juta dan unique visitors 9,64 juta.

(mul/fay)