Google-Kemendag Kolaborasi Kembangkan UMKM di Indonesia Timur

Google-Kemendag Kolaborasi Kembangkan UMKM di Indonesia Timur

Virgina Maulita Putri - detikInet
Selasa, 20 Apr 2021 14:31 WIB
Google, Google Indonesia, Ilustrasi Google Indonesia
Google-Kemendag Kolaborasi Kembangkan UMKM di Indonesia Timur Foto: Agus Tri Haryanto/detikINET
Jakarta -

Pandemi COVID-19 memberikan dampak yang cukup signifikan untuk sektor UMKM, terutama untuk UMKM yang berada di Indonesia Timur. Untuk membantu pertumbuhan UMKM Indonesia Timur di tengah pandemi, Google dan Kementerian Perdagangan mengadakan program pelatihan khusus.

Kepala Kebijakan Publik Google Indonesia, Putri Alam mengatakan UMKM di Indonesia Timur sudah mengalami banyak kendala bahkan sebelum pandemi, mulai dari segi infrastruktur, logistik, tenaga kerja dan akses informasi.

Bahkan berdasarkan laporan Bappenas pada Desember 2020, omset bulanan yang diterima UMKM di Nusa Tenggara, Papua, Maluku dan Kalimantan mengalami penurunan dua hingga 2,5 kali lebih besar dibandingkan dengan UMKM di Pulau Jawa dan Bali.

Meski transaksi e-commerce di Indonesia meningkat hingga 54% di tahun 2020, Putri mengatakan tingkat daya saing digital Indonesia masih cukup rendah. Berdasarkan Digital Competitiveness Index tahun 2020, Indonesia mendapatkan nilai 27,9 dari skala 100.

"Selain itu terdapat gap antara skor tertinggi yaitu di Jakarta 79,7 dan terendah di Papua 17,7," kata Putri dalam acara peluncuran program Dukung UMKM Indonesia Timur, Selasa (20/4/2021).

"Untuk itu Google bersama Kementerian Perdagangan berkolaborasi untuk mengadakan program Dukung UMKM Indonesia Timur dengan menggandeng mitra perbankan serta mitra lainnya untuk melatih para pejuang UMKM agar mampu bangkit kembali mendorong pertumbuhan ekonomi nasional," imbuhnya.

Program ini akan dijalankan secara intensif selama tiga bulan dari Mei hingga Juli 2021 dan akan diikuti 1.000 UMKM. Putri mengatakan pelatihan ini akan diadakan secara online dan gratis agar UMKM bisa mengikuti semua kelasnya dengan mudah.

Program ini akan membagi UMKM dalam dua kelompok yaitu kelompok umum yang terdiri dari ritel, fashion, dan jasa, serta kelompok ekspor yang fokus ke pasar global.

Peserta pelatihan ini akan mengikuti program inkubasi yang diikuti dengan sesi mentoring dengan ahli. Setelah itu, UMKM juga akan menjalani program tracking agar peserta bisa memiliki rekan diskusi dan memonitor dampak pelatihan.

Dalam kesempatan yang sama, Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi mengapresiasi program kolaborasi antara Google dan Kemendag yang diharapkan bisa membantu UMKM tetap bertahan di tengah pandemi.

"Dengan dukungan Kementerian Perdagangan dalam program ini saya berharap UMKM di manapun berada, khususnya di Indonesia Timur, tidak akan lagi menemui kendala dalam memanfaatkan teknologi digital untuk mengembangkan bisnisnya serta dapat segera ikut pulih dari pandemi ini," ucap Lutfi.



Simak Video "Bantah Layanannya Down, Begini Penjelasan Google Indonesia"
[Gambas:Video 20detik]
(vmp/fay)