Blak-blakan Soal Mobil Listrik Xiaomi - Halaman 2

Blak-blakan Soal Mobil Listrik Xiaomi

Fino Yurio Kristo - detikInet
Kamis, 15 Apr 2021 19:45 WIB
Xiaomi founder and CEO Lei Jun attends a launch ceremony of the new flagship phone Xiaomi Mi 9 in Beijing, China February 20, 2019. REUTERS/Jason Lee
Pendiri Xiaomi, Lei Jun. Foto: REUTERS/Jason Lee

Mobil listrik Xiaomi

"Awalnya, aku tidak mau. Bisnis smartphone kami mampu mendaki kembali ke tempat ketiga secara global, tapi pertarungan belum usai. Akankah kendaraan listrik jadi distraksi? Inginnya tetap berdiam tapi angin menderu terus menerus. Kami pun mulai meriset (kendaraan listrik), " kisah Lei Jun.

Pro kontra dari orang dekat pun muncul. Ada yang bilang Xiaomi sudah pengalaman soal hardware dan internet sehingga bisa mengimplementasikannya ke mobil listrik. Ada pula yang menganggap industri mobil sangat kompleks, investasinya tinggi dan timbal baliknya jangka panjang.

"Ketika memasuki industri smartphone, kami tak punya apa-apa. Kompetitor kami waktu itu semuanya raksasa tapi kami masih mencapai keajaiban saat ini. Aku bertanya berulangkali, apakah masih ada keberanian yang sama, determinasi yang sama dan kekuatan fisik yang sama seperti 10 tahun silam?" kata dia.

Saat melakukan survei, ternyata mayoritas fans Xiaomi memberi dukungan agar perusahaan terjun membuat mobil listrik. "Setelah berdiskusi dengan lebih dari 200 veteran industri otomotif, 4 diskusi manajemen internal, dan dua pertemuan direksi, kami akhirnya mengambil keputusan terpenting dalam sejarah Xiaomi: Xiaomi secara resmi memasuki pasar kendaraan listrik pintar," sebutnya.

Dalam 10 tahun, akan diguyurkan investasi USD 10 miliar dalam proyek ini. Dan Lei Jun akan memimpinnya sendiri sebagai proyek besar terakhirnya.

"Aku menatap ke depan untuk melihat mobil listrik Xiaomi melalui setiap jalan di dunia. Aku secara pribadi memimpin timnya, ini akan menjadi proyek entrepreneur besar terakhir dalam hidupku. Aku tahu persis apa arti keputusan ini dan aku mau mempertaruhkan seluruh reputasi bertarung untuk Xiaomi," cetus Lei Jun.

(fyk/fay)