Kata Bityard Soal Naik-turun Harga Bitcoin

Kata Bityard Soal Naik-turun Harga Bitcoin

Anggoro Suryo Jati - detikInet
Rabu, 13 Jan 2021 09:35 WIB
Ribuan Warga Australia Adukan Kasus Penipuan Bitcoin
Foto: Australia Plus ABC
Jakarta -

2021 diawali dengan fluktuasi harga bitcoin, yang melesat meski akhirnya turun juga ke level USD 31 ribu atau sekitar Rp 434 juta setelah sempat menyentuh USD 42 ribu per keping.

Naiknya harga bitcoin ini menyebabkan kepanikan karena banyak yang gagal melakukan penarikan karena banyak exchange yang tumbang tanpa sebab jelas. Namun Bityard sebagai Cryptocurrency Derivatices Exchange yang tersertifikasi, mengaku bisa melewati fluktuasi harga bitcoin ini dengan lancar.

Naiknya harga bitcoin sendiri di dorong oleh kepercayaan beberapa hedge fund dan institusi besar seperti Grayscale, Paypal, Square, Microstrategy dll yang menginvestasikan dananya untuk pembelian bitcoin dalam jumlah jutaan dolar tahun 2020 lalu. Dampaknya terlihat pada awal tahun ini yaitu 2021 yang menyebabkan nilai market cap dari cryptocurrency mencapai USD 1 triliun yang berada pada urutan ke 8 mengalahkan Tesla.

Adapun Bityard yang sudah mendapatkan lisensi dari Singapura, US dan Estonia ini juga ikut ambil bagian dalam kenaikan bitcoin cs. Dengan platform yang sudah support untuk di akses di Personal Computer dan Mobile Phone, menjadikan Bityard menjadi pilihan utama bagi trader crypto untuk melakukan trading. Selain mendukung fitur spot market yang sudah ada di banyak Exhanges Crypto, Bityard juga memiliki fitur seperti Copy Trading dan Derivative.

Berdasarkan data di peroleh bahwa pengguna Crypto di dunia sudah menjadi 10 juta orang setiap harinya dengan 19% dari total penduduk dunia sudah melakukan trading cryptocurrency dan juga investasi di asset crypto seperti BTC, ETH, USDT, LTC, BNB dll.

Dan dengan melesatnya harga bitcoin ini juga mungkin menggoda banyak orang untuk ikut berinvestasi di bitcoin, salah satunya untuk menambah penghasilan. Untuk pemula, Bityard mempunyai fitur bernama copy trading.

"Dengan platform yang sudah support untuk dapat diakses di komputer dan ponsel, Bityard dapat menjadi pilihan untuk melakukan crypto trading," ujar Marketing Director Bityard Michael Hung dalam keterangan yang diterima detikINET.

Dengan copy trading ini, pengguna bisa mengurangi risiko dengan mengikuti posisi trader yang sudah berpengalaman. Namun ia juga mengingatkan bahwa trading ini tak selalu menjanjikan keuntungan.

"Namun, ingat bahwa trading tidak selalu menjanjikan keuntungan karena di dalam trading aset kripto ada yang menang dan yang kalah," tambahnya.



Simak Video "Prediksi NTT: Nilai Tukar Bitcoin Turun, Cryptojacking Ditinggalkan"
[Gambas:Video 20detik]
(asj/afr)