Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network
detikInet
Saham Google Turun Karena Pertikaian?

Saham Google Turun Karena Pertikaian?


- detikInet

Jakarta - Setelah adanya permintaan dari Departemen Kehakiman Amerika tentang pola pencarian data Google, saham Google terus melemah dan akhirnya merosot hampir sebanyak 9 persen.Google sempat bersitegang dengan Departemen Kehakiman Amerika Serikat karena menolak memberitahu rahasia di balik mesin pencarian yang digunakan. Sebelumnya, pemerintah memerlukan data tersebut untuk keperluan perlindungan anak. Para pengacara Federal ingin mendapatkan informasi tersebut, untuk mendukung argumen bahwa undang-undang jauh lebih penting artinya dalam perlindungan anak, dibanding software penyaring konten. Sebelumnya, undang-undang tahun 1998 mengharuskan situs-situs web untuk menanyakan umur pengunjungnya, demi menghindari akses pornografi oleh anak di bawah umur. Mahkamah Agung Amerika Serikat (US Supreme Court) menonaktifkan undang-undang tersebut. Sementara di sisi lain, Departemen Kehakiman Amerika Serikat menganggap undang-undang tersebut masih penting. Itu sebabnya, mereka butuh informasi dari Google.Meskipun belum jelas hasil akhir antara Google dengan Departemen Kehakiman ini, tetapi menurut Theage dan dikutip detikinet Senin (23/1/2006), hal ini bisa jadi membahayakan posisi Google. Namun di sisi lain, hal ini malah membuat Google mendapat penilaian lebih di mata para konsumennya, karena menunjukkan kalau Google bersikukuh mempertahankan privasi mereka."Kami percaya kondisi ini akan segera membaik dan tidak memiliki dampak besar pada arus pendapatan iklan. Para investor sebaiknya mengambil untung dari kejadian ini, dengan membeli sebanyak-banyaknya saham yang sedang turun," ujar analis Denise Garcia WR Hambrecht & Co."Kami percaya Google merupakan perusahaan yang kokoh. Bagaimanapun juga kami yakin sahamnya tetap memiliki nilai lebih," ujar analis Scott Devitt dari Stifel Nicolaus. (oyd/nks) (ien/)






Hide Ads