Pengapalan Gadget Global Turun 14% karena Pandemi Corona

Pengapalan Gadget Global Turun 14% karena Pandemi Corona

Virgina Maulita Putri - detikInet
Rabu, 27 Mei 2020 17:15 WIB
ISTANBUL, TURKEY - MARCH 12:  A general view at the Tween show during Mercedes-Benz Fashion Week Istanbul Fall/Winter 2013/14 at Antrepo 3 on March 12, 2013 in Istanbul, Turkey.  (Photo by Andreas Rentz/Getty Images)
Pengapalan Gadget Global Turun 14% karena Pandemi Corona (Foto: GettyImages/Andreas Rentz)
Jakarta -

Pengapalan gadget global di tahun 2020 diprediksi menurun hingga 13,6% karena pandemi virus Corona. Berdasarkan data dari firma analis Gartner, pengapalan PC, ponsel dan tablet akan menyentuh angka 1,9 miliar unit pada tahun ini.

Dikutip detikINET dari Cnet, Rabu (27/5/2020) kategori ponsel yang akan mengalami penurunan lebih besar yaitu 14,6% dibanding tahun lalu. Kategori ini mencakup smartphone dan feature phone, di mana pengapalan smartphone diperkirakan turun 13,7% year over year.

Padahal pasar smartphone global diperkirakan akan bangkit kembali tahun ini karena kedatangan 5G yang semakin meluas. Tapi apa daya COVID-19 membuat ekspektasi tersebut meleset.

Bahkan pengapalan smartphone 5G diperkirakan hanya akan memberi kontribusi sebesar 11% dari total smartphone yang dikapalkan tahun ini, walau sudah semakin banyak ponsel 5G terjangkau di pasar.

"Meskipun pengguna meningkatkan penggunaan smartphone untuk berkomunikasi dengan kolega, mitra kerja, teman dan keluarga selama lockdown, berkurangnya pendapatan yang bisa disisihkan akan berakibat lebih sedikitnya konsumen yang meng-upgrade smartphone mereka," kata Senior Research Director Gartner Ranjit Atwal.

Sementara itu pengapalan PC tidak terdampak begitu buruk dan diperkirakan turun 10,5% tahun ini. Karena semakin banyak orang yang harus bekerja dari rumah, pengapalan produk seperti laptop, tablet dan Chromebooks mengalami dampak yang minimal.

"Lockdown pemerintah karena COVID-19 memaksa bisnis dan sekolah untuk memungkinkan jutaan orang untuk bekerja dari rumah dan meningkatkan pengeluaran untuk laptop, Chromebook dan tablet baru untuk pegawai," kata Atwal.

"Badan pendidikan dan pemerintahan juga meningkatkan pengeluaran untuk perangkat tersebut untuk memfasilitasi e-learning," pungkasnya.



Simak Video "Bukan Lagi Ponsel, Ini Dia Gadget yang Paling Dicari Pas Lagi Corona"
[Gambas:Video 20detik]
(vmp/fay)