Ada Corona, Xiaomi Pede Ponselnya Tetap Diburu

Ada Corona, Xiaomi Pede Ponselnya Tetap Diburu

Adi Fida Rahman - detikInet
Jumat, 03 Apr 2020 06:46 WIB
pabrik xiaomi , perakitan xiaomi redmi note 7
Foto: detikINET/Adi Fida Rahman
Jakarta -

Akibat wabah virus corona, daya beli masyarakat diyakini menurun. Pun begitu kondisi ini tidak dikhawatirkan Xiaomi, malah mereka pede ponselnya akan tetap diburu konsumen,

Alvin Tse, Country Director Xiaomi Indonesia mengatakan pihaknya merasakan dampak pandemi COVID-19. Tapi hanya sedikit dan tidak terlalu berefek pada bisnisnya.

"Pabrik masih stabil, karyawan di sana pun sehat. Proses produksi pun berjalan seperti biasanya. Memang ada sedikit delay pada pengiriman komponen. Tapi kami ada cadangan komponen, sehingga tidak mengganggu produksi," ujar Alvin saat berbincang usai peluncuran Redmi 8A Pro.

Disadarinya daya beli masyarakat akan turun lantaran corona, namun kondisi tersebut sebenarnya memberi peluang bagi Xiaomi. Sebab harga perangkat mereka yang terjangkau.

Agar makin mendorong minat, Xiaomi akan rajin menghadirkan promo online, seperti yang tidak lama lagi akan gelar yaitu Mi Fans Festival.

Alvin Tse, Country Director Xiaomi IndonesiaAlvin Tse, Country Director Xiaomi Indonesia Foto: detikINET/Adi Fida Rachman

"Kami pun akan menggandeng partner untuk pembayaran. Sehingga konsumen bisa menggunakan fasilitas cicilan ataupun paylater," tutur Alvin.

Lebih lanjut diungkapnya, bila melihat situasi saat ini di mana jumlah orang yang terinfeksi corona makin meningkat, akan berpengaruh pada pasar secara keseluruhan.

"Kami melihat kuartal kedua akan sangat sulit," ujar bos Xiaomi.

Tapi bila melihat pasar China pascacorona, kondisi itu tidak akan lama dan bisa kembali bergairah. Sebab produk ponsel telah menjadi kebutuhan pokok, sehingga kebutuhannya tinggi.

"Mudah-mudah situasi ini segera berakhir dan terkontrol. Pasar bisa rebound dan akan meningkat kembali. Kehilangan di kuartal kedua akan terbayar setelah situasi membaik," pungkas Alvin.



Simak Video "Meluncur saat Pandemi Corona, Redmi 8A Pro Dibanderol Rp 1,5 Jutaan"
[Gambas:Video 20detik]
(afr/fay)