Selasa, 24 Mar 2020 11:53 WIB

Samsung dan LG Tutup Pabriknya di India karena Virus Corona

Virgina Maulita Putri - detikInet
 on January 12, 2017 in Seoul, South Korea. The independent counsel team investigating the peddling scandal involving South Korean President Park Geun-hye and her confidant Choi Soon-sil summoned Samsung Group Vice Chairman Lee Jae-yong for questioning on charges of perjury as he allegedly lied about the money Samsung donated to Choi through multiple channels in the parliamentary hearings last month. Samsung dan LG Tutup Pabriknya di India karena Virus Corona (Foto: Chung Sung-Jun/Getty Images)
Jakarta -

Samsung mengumumkan akan menutup sementara pabriknya yang ada India karena virus corona. Keputusan ini diambil mengikuti kebijakan pemerintah lokal untuk mengatasi penyebaran virus.

Dikutip detikINET dari ZDNet, Selasa (24/3/2020) Samsung menutup menutup pabriknya di Noida yang berada di negara bagian Uttar Pradesh dari tanggal 23 hingga 25 Maret 2020.

Mengikuti kebijakan pemerintah India, kami akan menghentikan sementara operasi di pabrik Noida hingga tanggal 25. Kami akan bekerja keras memastikan tidak ada halangan dalam memasok produk kami," kata juru bicara Samsung kepada ZDNet.

Pabrik di India ini merupakan pabrik ponsel terbesar milik Samsung. Setiap tahunnya pabrik ini memproduksi 120 juta unit ponsel.

Tidak hanya menutup bagian produksi, vendor asal Korea Selatan tersebut juga meminta karyawannya yang bekerja di bagian riset dan pengembangan, pemasaran dan penjualan untuk bekerja dari rumah.

Pada awal bulan ini, Samsung telah menangguhkan produksi di pabriknya di Gumi, Korea Selatan setelah menemukan seorang karyawannya terinfeksi virus corona. Mereka kemudian mengalihkan produksi secara sementara ke pabrik di Vietnam.

Rekan senegaranya, LG, juga telah menutup pabrik peralatan rumah tangganya yang ada Noida dan Pune hingga akhir bulan ini, mengikuti kebijakan dari pemerintah India.

Di Korea Selatan, LG juga menutup pusat penelitian dan menangguhkan produksi di salah satu pabriknya karena beberapa karyawannya terinfeksi virus corona.

Berdasarkan laporan terakhir, India memiliki 492 kasus aktif virus corona. Pemerintah India juga telah menerapkan lockdown di 75 daerah, termasuk kota besar seperti New Delhi dan Mumbai, hingga 31 Maret 2020 mendatang.



Simak Video "Samsung Tutup Toko di China karena Virus Corona"
[Gambas:Video 20detik]
(vmp/fay)