Kategori Berita
Daerah
Layanan
Detik Network
detikInet
Nokia Makin Getol Bikin Ponsel di Cina

Nokia Makin Getol Bikin Ponsel di Cina


- detikInet

Jakarta - Demi meningkatkan kapasitas dan fleksibilitas ponsel, Nokia memperluas produksi handset-nya di Cina. Ini dilakukan untuk mempercepat pertumbuhan permintaan ponsel di Asia.Perusahaan asal Finlandia itu berharap perluasan produksi handset-nya di Dongguan bisa dilakukan mulai kuartal ketiga tahun depan. Secara bertahap Nokia juga bakal memperbesar pabrik hingga jumlah total tenaga kerja menjadi 1.900 orang.Seperti dilansir detikinet Jumat (2/12/2005) dari Reuters, Nokia adalah pemimpin pasar di Cina. Selain Cina sebagai pasar mobile terbesar di dunia, Cina juga merupakan salah satu pasar yang paling kompetitif. Pasalnya banyak pesaing lain yang juga terjun di Cina.Meski sekitar 100 juta handset terjual setiap tahunnya di negeri tirai bambu itu, bukan berarti Nokia dalam posisi yang aman. Nokia harus menghadapi persaingan yang 'ganas' dari Motorola yang berbasis di Amerika dan pesaing lokal lainnya.Saat ini Cina memiliki sekitar 380 juta orang pelanggan. Menjelang 2010, Nokia berharap pelanggan mobile di Cina bakal bertambah 250 juta orang.Untuk diketahui saja, di Cina Nokia rupanya memanen hasil yang cukup memuaskan. Hampir 30 persen pangsa pasar ponsel di Cina dikuasai Nokia. Hanya dalam waktu sembilan bulan pertama (Januari hingga September-red) 2005, Nokia berhasil menjual 23 juta handset di Cina daratan, Taiwan, Hong Kong dan Makau. Pada periode tersebut Nokia tercatat mencetak penjualan total US$3,3 miliar (US$1 = Rp 10.022, sumber: detik.com). Jika dibandingkan pada periode yang sama tahun lalu penjualan Nokia meningkat 77 persen. Pada periode yang sama, untuk ekspor, tercatat US$2,3 miliar produk yang dikirim ke luar Cina dari empat pabrik yang ada di Cina daratan itu. Menurut Nokia, pihaknya telah menginvestasikan lebih dari US$2,2 miliar di Cina selama 20 tahun. Nokia juga menjadi eksportir terbesar di industri telekomunikasi mobile Cina. Secara global, Nokia memiliki sembilan pabrik handset mobile dan berharap agar pabriknya di Chennai bisa beroperasi pada semester pertama 2006. (ien/)





Hide Ads