Senin, 07 Okt 2019 22:15 WIB

Google Lirik Pesaing TikTok, Mau Bikin Medsos Baru?

Anggoro Suryo Jati, Anggoro Suryo Jati - detikInet
Foto: Dok. Firework Foto: Dok. Firework
Jakarta - Sejak menutup Google+, Google terlihat tak tertarik untuk merambah bisnis media sosial kembali. Namun kini mereka disebut tengah meminati startup yang punya layanan mirip TikTok.

Startup video sharing itu bernama Firework, dan Google kabarnya tengah bernegosiasi untuk mengakuisisi startup tersebut. Tujuan akuisisi ini kabarnya adalah untuk melawan dominasi TikTok dan mereka berharap dengan startup ini Google bisa mempunyai taji di ranah media sosial.

Baik TikTok maupun Firework terlihat mempunyai konsep yang sama, di mana pengguna bisa mengunggah video berdurasi 30 detik ke dalam layanannya. Namun Firework tampaknya ditujukan untuk pengguna yang lebih matang alias lebih tua ketimbang target audiens TikTok.

Dilansir Wall Street Journal, Senin (7/10/2019), selain opsi untuk akuisisi ada juga opsi lain yang menyebut Google bisa saja cuma bekerja sama dengan Firework. Pasalnya valuasi Firework saat ini disebut mencapai USD 100 juta, yang terbilang tinggi.


Diskusi keduanya disebut belum mencapai tahap membicarakan harga, namun tampaknya Google lebih serius dibanding Weibo yang disebut juga pernah menyatakan ketertarikannya terhadap Firework, yang didirikan oleh mantan karyawan Snapchat dan LinkedIn tersebut.

Bahkan diskusi tersebut juga melibatkan eksekutif dari YouTube, meski akuisisinya -- jika terjadi -- akan dilakukan oleh Google.

Simak Video "Google Plus Gagal, Google Bikin Media Sosial Baru"
[Gambas:Video 20detik]
(asj/fay)