Senin, 19 Agu 2019 06:38 WIB

Terkait Android, Ini Peringatan Bos Huawei ke Pemerintah AS

Kris Fathoni W - detikInet
Ren Zhengfei. Foto: Reuters Ren Zhengfei. Foto: Reuters
Jakarta - Ren Zhengfei, CEO sekaligus pendiri Huawei, memberikan peringatan khusus kepada pemerintah Amerika Serikat terkait dengan sistem operasi Android dari Google.

Hal itu menjadi salah satu hal yang diungkap Ren Zhengfei dalam wawancara eksklusifnya dengan Sky News. Dalam konteks ini, ia mengakui tindakan AS memasukkan Huawei ke "entity list" merupakan sebuah hantaman besar bagi pihaknya.

Salah satu dampaknya adalah potensi Google menghentikan suplai penuh OS Android-nya ke jajaran smartphone Android garapan Huawei. Sebagai respons, Huawei baru-baru ini meluncurkan sistem operasi yang dinamai Harmony.

"Akan butuh waktu yang sangat lama untuk membangun ekosistem kami sendiri. Untuk waktu yang lama pula kami mungkin jadi tidak bisa mempertahankan eksistensi sebagai vendor smartphone top," ucap Ren Zhengfei.


Jika pun kemungkinan itu benar-benar terwujud, kalau Huawei tak lagi diizinkan memakai sistem operasi Android dalam perangkat buatannya, sebenarnya ini justru bisa menjadi peluang tersendiri buat perusahaan tersebut sekaligus menjadi ancaman bagi AS.

"Jika pemerintah AS tidak memberi izin Google untuk menyediakan sistem operasi Android (buat Huawei), maka dunia mungkin akan memiliki sistem operasi ketiga," kata Ren Zhengfei.

"Dan hal itu tidak akan menguntungkan buat Amerika Serikat, (yakni) membiarkan lahirnya sebuah sistem operasi 'adik kecil' ke dunia. Tak tertutup kemungkinan suatu hari nanti sistem operasi ketiga akan melampaui mereka (kedua OS sebelumnya)," ucapnya.

Simak Video "Nggak Cuma Boyong Teknologi, Huawei Juga Transfer Ilmu Soal 5G"
[Gambas:Video 20detik]
(krs/asj)