Minggu, 21 Jul 2019 17:45 WIB

Tinder Hindari Pajak ke Google

Josina - detikInet
Foto: Joe Raedle/Getty Images Foto: Joe Raedle/Getty Images
Jakarta - Perusahaan induk Tinder, Match Group, dilaporkan sengaja ingin menghindari bayar pajak ke Google dengan tidak lagi mengandalkannya dalam penjualan aplikasi Tinder. Match Group membuat para penggunannya memasukkan informasi kartu kredit yang pembayarannya langsung ke sistem Tinder.

Cara 'mengakali' seperti ini pernah juga dilakukan developer video games Epic Game, yang tahun lalu merilis Fortnite versi Android.



Tinder diketahui merupakan salah satu entitas yang paling banyak mendatangkan keuntungan bagi Match Group sehingga membuat Match Group berusaha untuk memperoleh pendapatan secara penuh dari aplikasi Tinder.

Dikutip dari The Verge, Minggu (21/7/2019), di Tinder, biasanya pengguna yang berlangganan akan membayar untuk dapat menikmati fitur-fitur khusus, sehingga aplikasi ini menjadi salah satu yang paling banyak diunduh di Android dan iOS.



Google mematok biaya 30% dari setiap transaksi di aplikasi tersebut. Hal ini yang ingin dihindari oleh Match Group untuk aplikasinya di Tinder. Belum diketahui respons Google atas langkah yang diambil Match Group ini.

Simak Video "Google Pengin Lebih Banyak Pekerjakan Karyawan Perempuan "
[Gambas:Video 20detik]
(rns/rns)