Microsoft dan Yahoo Sekutukan IM
- detikInet
Jakarta -
Microsoft dan Yahoo sepakat bekerjasama menyatukan piranti lunak Instant Messaging (IM alias pesan instan) mereka. Yahoo Messenger dan MSN Messenger akan bergabung?Kerjasama itu diperkirakan akan meningkatkan daya saing kedua perusahaan itu terhadap AOL. Saat ini piranti IM dari AOL (AIM) sangat populer digunakan. Kabar IM gabungan ini muncul kala aplikasi IM telah menjangkau fungsi video chatting dan telepon internet. Tetapi saat ini, dua perusahaan tersebut hanya akan berkonsentrasi pada penggabungan pesan instan tradisional (teks saja-red). Aplikasi dari kerjasama ini diharapkan dapat terwujud Juni 2006.Mereka juga berharap nantinya pengguna YM dan MSN dapat melakukan panggilan telepon melalui komputer. Meskipun tidak dapat dikatakan kapan hal tersebut akan terjadi. Demikian Associated Press yang dikutip detikinet, Jumat (14/10/2005).Kerjasama ini akan berkompetisi dengan pemimpin pasar, AIM, dan juga pendatang baru: Google Talk. Pada saat yang sama, dikabarkan Google sedang mempertimbangkan membeli saham AOL."Ini merupakan titik balik bagi industri IM," tukas Terry Semel, Chief Executive Yahoo. Kedua perusahaan tersebut tidak mengeluarkan keterangan tentang kompensasi keuangan terkait kerjasama ini.Lewat kerjasama tersebut, jumlah pengguna YM dan MSN Messenger di Amerika Serikat (AS) akan mendekati total pengguna AOL. Para analis pun mengatakan, AOL akan beroleh tekanan dari kerjasama itu."Hingga sekarang, AOL masih bebas memilih rekannya, memberikan keuntungan kepada siapapun yang mereka inginkan, " ujar Robert Mahowald, analis perusahaan peneliti IDC. "Selama ini mereka (AOL-red)mengembangkan pasar menurut kemauan sendiri. Kerjasama ini akan menuntut mereka untuk bertindak lebih agresif," Mahowald menambahkan.Menurut Nielsen/NetRatings, AIM pada bulan September memiliki 51,5 juta pengguna unik di AS. MSN Messenger memiliki 27,3 juta pengguna, sedang Yahoo Messenger memiliki 21,9 juta pengguna.Produk IM lain, seperti Trillian, telah memungkinkan pengguna mengirim dan menerima pesan dari beberapa layanan IM sekaligus. Tapi hingga saat ini belum ada sistem IM yang bisa berkomunikasi lintas sistem.Ibaratnya pesan singkat (SMS), hingga kini belum ada kemampuan SMS lintas operator. Yahoo dan Microsoft mengatakan akan menjadi produsen pertama yang mengabulkan keinginan konsumen. Dan Rosensweig, Chief Operating Officer Yahoo, mengatakan perjanjian ini menjadi puncak diskusi yang telah berjalan selama bertahun-tahun."Interoperabilitas IM merupakan hal tepat bagi konsumen, perusahaan dan industri ini. Microsoft bersama dengan Yahoo sangat senang menjadi yang pertama," ujar Chief Executive Microsoft, Steve Ballmer.Microsoft telah memiliki produk dimana pengguna dapat mengirimkan dan menerima pesan dari Yahoo, AOL dan sistem IM Microsoft. Tetapi, produk tersebut tidak ditujukan bagi khalayak umum.
(ien/)