Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network
detikInet
iPod Nano Pertanda Akhir Era Hardisk?

iPod Nano Pertanda Akhir Era Hardisk?


- detikInet

Jakarta - Pemutar musik digital berbasis flash diperkirakan akan melampaui popularitas perangkat serupa berbasis hardisk. Dukungan Apple pada iPod Nano disebut sebagai pertanda. Keputusan Apple untuk meluncurkan iPod Nano awal September 2005 dipandang sebagai dukungan besar pada pemutar musik berbasis flash. Pasalnya sebelum ini Apple seperti ogah-ogahan meluncurkan pemutar musik digital berbasis flash. Nano adalah varian iPod kedua yang menggunakan flash. Jajaran produk ini diposisikan untuk menggeser posisi iPod Mini yang berbasis hardisk. Tidak seperti hardisk, memori flash tidak memiliki komponen bergerak. Akibatnya konsumsi daya baterai flash bisa lebih hemat dibandingkan hardisk (30 kali lebih hemat). Namun flash memiliki harga yang lebih mahal dan kapasitas yang terbatas. Meski begitu, kondisi pasar perlahan-lahan sedang berubah. Menurut lembaga peneliti iSuppli, seperti dikutip detikinet dari Reuters, Senin (3/10/2005), harga per megabyte memori flash turun 56 persen dalam setahun terakhir. Tahun 2006 penurunan 47 persen diramalkan terjadi, disusul dengan penurunan 33 persen pada 2007. Kapasitas perangkat itu pun akan semakin besar. Samsung, misalnya, telah merencanakan produksi memori flash 16 gigabyte sebelum akhir 2005. Kalau sudah begitu, kapasitas 32 gigabyte tinggal menunggu waktu saja.Ukuran pasar pemutar musik digital pada tahun 2010, menurut Jupiter Researc, akan mencapai 56 juta perangkat di dunia. Separuhnya diramalkan akan terdiri dari perangkat berbasis flash. "Penjualan perangkat flash akan melampaui perangkat berbasis hardisk. Tapi bukan teknologinya yang penting, melainkan bagaimana mencapai kapasitas tertentu pada harga dan ukuran tertentu," David Card, analis Jupiter, menjelaskan. Menurut Card, hanya 20 persen pengguna iPod yang menyimpan lebih dari 1.000 lagu dalam perangkat mereka. Padahal jenis iPod berbasis hardisk bisa menyimpan hingga 10.000 lagu. Hal itu juga yang mendorong produsen pemutar musik digital untuk beralih ke produk yang lebih ringan dengan kapasitas lebih kecil. "Apple mengubah strategi mereka lebih cepat dari yang kami perkirakan," ujar Card. Sony, pesaing Apple, juga mengandalkan flash pada jajaran pemutar musik digital Walkman Bean. Di sisi lain Samsung pun berniat menjadikan memori flash sebagai produk unggulan mereka. (wicak/)







Hide Ads