APICT Award dan Summit Bali 2005
Embrio Ekspor Bisnis TI Indonesia Jangka Panjang
- detikInet
Jakarta -
Asia Pacific Information and Communication Technology (APICT) Award dan Summit yang akan digelar di Bali pada 30 November hingga 3 Desember 2005, diharap dapat menjadi keran ekspor bisnis berbasis teknologi informasi (TI) di pasar International untuk beberapa waktu ke depan dan menjadi tuan rumah ICT di negeri sendiri.Indonesia yang menjadi tuan rumah APICT Award 2005 untuk pertama kalinya, akan menjamu 16 negara. Dengan digelarnya acara ini, Indonesia diharapkan memenuhi beberapa target selain mencari kemenangan.Menurut Ketua Penyelenggara APICTA Djarot Subiantoro, bisnis TI di Indonesia mempunyai pasar sebesar 1,7 miliar US$. Malah menurut survei IDC, lanjutnya, diperkirakan bisa menjadi 3 miliar US$. Hal itu tentunya menarik minat negara lain untuk ikut berpartisipasi karena melihat potensi bisnis TI di Indonesia."Ajang ini akan jadi pertemuan antara investor, penjual dan calon pembeli. Ini peluang kita untuk memanfaatkan ajang tersebut untuk menawarkan produk TI dalam negeri ke luar," ujar Djarot pada konperensi pers di Hotel Interkontinental Jakarta, Kamis (29/9/2005). Dengan ketertarikan industri luar akan potensi Indonesia, Djarot merasa ajang itu bisa dimanfaatkan untuk 'jualan' juga.Djarot menambahkan, selain menjadi ajang untuk unjuk kebolehan, acara ini juga sebagai tolak ukur (benchmark) produk ICT lokal dan produk luar, pengadopsian best practices, sekaligus membangun komunitas ICT dan mengintip peluang lain dalam hal implementasi ICT.Sedangkan pada APICT SUMMIT 2005, akan digelar pula Chief Information Officer (CIO) Forum dan e-Government Forum.CIO Forum merupakan ajang pertemuan para eksekutif penanggungjawab ICT di perusahaan-perusahaan komersial untuk saling bertukar pikiran dan pengalaman dalam meningkatkan nilai tambah ICT di organisasi yang dikelolanya. Pada forum ini, sejumlah CIO dari perusahaan-perusahaan besar komersial di Asia.Sementara dalam e-Government Forum akan berkumpul para Kepala Daerah, angota DPRD, dan pimpinan terkait lainnya demi mencari terobosan untuk meningkatkan kinerja ICT demi perbaikan kualitas layanan sesuai dengan daerahnya masing-masing.
(rouzni/)