Sabtu, 22 Des 2018 16:03 WIB

Kontribusi Bukalapak untuk 34 Provinsi Pintar di Indonesia

Hilda Meilisa Rinanda - detikInet
Foto: detikINET/Hilda Meilisa Rinanda Foto: detikINET/Hilda Meilisa Rinanda
Surabaya - Menggandeng Asosiasi Pemerintah Provinsi Seluruh Indonesia (APPSI), Bukalapak akhirnya tiba di Jawa Timur. Kedatangannya ini untuk memberi kontribusi dalam mewujudkan Smart Province di 34 provinsi di Indonesia.

Hal ini juga sekaligus menutup rangkaian Ekspedisi Jalur Darat 34 Gubernur di Indonesia yang telah diselenggarakan sejak 7 September 2018 lalu. Ekspedisi ini memiliki misi untuk mendorong pertumbuhan UMKM go digital dan mewujudkan Smart Province khususnya di bidang perizinan melalui pemanfaatan teknologi.

Associate Vice President of Public Policy and Government Relations Bukalapak, Bima Laga mengatakan ada beberapa tahapan dalam mewujudkan pertumbuhan UMKM secara digital. Untuk itu, Bukalapak aktif dalam melalukan berbagai pelatihan.

"Jadi kita ada beberapa tahapan, yang pertama tahapannya on boarding dulu. Setelah mereka on boarding ada tahapan selanjutnya, mungkin cara mereka menciptakan foto yang bagus, cara dia branding yang bagus, packaging yang bagus," kata Bima saat jumpa pers di Gedung Negara Grahadi, Surabaya, Jumat (21/12/2018).

Bagi Bima, tahapan demi tahapan tersebut sangat penting. Misalnya pembeli akan lebih tertarik mencoba produk dengan kemasan yang bagus.

"Karena begitu orang mencoba produknya, merasakan produknya, dengan packaging bagus akan lebih bermanfaat," lanjut Bima.

Selain itu, jika didukung teknologi, perwujudan Smart Province di berbagai daerah ini akan semakin cepat terlaksana. Ini akan membantu memberikan solusi bagi kebutuhan masyarakat.

Bima menambahkan pihaknya juva turut membantu memaksimalkan pelayanan publik melalui pemanfaatan teknologi. Seperti pembuatan laman khusus yang memuat informasi potensi daerah, pariwisata daerah, produk UMKM daerah serta perizinan.

Kedepannya masyarakat juga bisa mengurus berbagai administrasi pemerintahan secara digital melalui aplikasi Bukalapak. Contohnya pembayaran pajak kendaraan bermotor, pengurusan surat tilang, dan implementasi birokrasi lainnya. Bima mengatakan kerjasama ini telah dilakukan dengan beberapa provinsi dan akan terus berlangsung.

"Kolaborasi dan diskusi dengan pemerintah provinsi tentu kedepannya akan terus berlangsung," imbuhnya.

Hingga kini, telah lebih dari 4 juta UMKM yang bergabung di Bukalapak. Ada pula 450 ribu warung tradisional yang menjadi Mitra Bukalapak. Bima berharap apa yang dilakukan pihaknya mampu mendorong perekonomian masyarakat di Indonesia.

"Kami harap dengan semakin kuatnya dukungan yang didapat untuk mendorong penetrasi digital guna meningkatkan efektivitas masyarakat, maka kita bisa secara bersama-sama mewujudkan percepatan pemerataan perekonomian di Indonesia," tutup Bima.




Tonton juga ' Gaya Driver Ojol Jajal MINI Cooper Rp 12.000 ':

[Gambas:Video 20detik]

Kontribusi Bukalapak untuk 34 Provinsi Pintar di Indonesia
(asj/asj)

Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi: sales[at]detik.com
News Feed