Selasa, 09 Okt 2018 14:55 WIB

Gaet Alibaba, Kominfo Mau Ekspor Produk UMKM di 'Hari Jomblo'

Agus Tri Haryanto - detikInet
Menkominfo Rudiantara mengatakan produk UMKM lokal berpeluang dipasarkan diekspor lewat Alibaba. Foto: Dok. Kemenkominfo Menkominfo Rudiantara mengatakan produk UMKM lokal berpeluang dipasarkan diekspor lewat Alibaba. Foto: Dok. Kemenkominfo
Jakarta - Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) berencana untuk mengekspor produk Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) ke China pada "hari jomblo" tanggal 11 November mendatang.

Hal itu akan diwujudkan lewat kerja sama dengan Alibaba. Menurut Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Rudiantara, peningkatan ekspor melalui e-Commerce merupakan peluang yang sangat terbuka dilakukan.

"Kita akan bekerja sama dengan Alibaba untuk memasarkan produk ekspor dari Indonesia ke China. Kita akan memanfaatkan momen Singles Day pada tanggal 11/11," kata Rudiantara dalam pernyatananya, Selasa (09/10/2018).




Festival 11.11, yang dikenal sebagai Single's Day alias Hari Jomblo, ini diprakarsai oleh Daniel Zhang sebelum ditunjuk menjadi Chairman Alibaba Group menggantikan Jack Ma.

Tahun lalu Single's Day, sebuah program yang juga disebut Guanggun Jie, berhasil meraup angka penjualan sampai dengan USD 25,4 miliar atau Rp 342,9 triliun (kurs USD 1 = Rp 13.500).

Dalam paralel event Annual Meeting IMF-WBG 2018, Menkominfo mengungkapkan peluang ekspor lewat e-Commerce bisa dimanfaatkan oleh para pelaku UMKM Indonesia. Sebab, mereka dapat memperluas pangsa pasarnya hingga ke mancanegara.

Rudiantara ketika menjadi pembicara kunci dalam Indonesia Eximbank Panel Discussion, The Perfect Time To Enhance Emerging Economies Cooperations On Trade, di Sofitel Hotel, Nusa Dua, Bali, Selasa (09/10/2018).Rudiantara ketika menjadi pembicara kunci dalam Indonesia Eximbank Panel Discussion, The Perfect Time To Enhance Emerging Economies Cooperations On Trade, di Sofitel Hotel, Nusa Dua, Bali, Selasa (09/10/2018). Foto: Dok. Kemenkominfo


"Bisa memperluas pasar dan ekspor, salah satunya ke China. Saya sudah minta Kementerian Perdagangan dan Bekraf untuk menyiapkan UMKM yang akan bisa mengikuti Singles Day," jelasnya.

Dibandingkan Black Friday dan Cyber Monday yang berlangsung di Amerika Serikat, Rudiantara memandang bahwa agenda Singles Day yang digelar Alibaba punya peluang ekspor produk UMKM lebih besar. Hal itu dikarenakan China saat ini adalah pasar e-Commerce ritel terbesar dan paling inovatif di seluruh dunia.




"Retailing online di China diperkirakan akan tumbuh dari 17% pada 2017 menjadi 25% pada 2020. Alibaba mendominasi lingkup e-Commerce di China dan di banyak bagian Asia yang menyumbang 1/10 dari total penjualan ritel China," tuturnya.

Meski demikian, Rudiantara mengakui ada beberapa tantangan bagi UMKM Indonesia, salah satunya adalah kemampuan untuk menyediakan barang. "Biasanya volume belanjanya jutaan. Tinggal apakah UMKM kita siap atau tidak."




Tonton juga 'Kapan Yah Indonesia Punya Supermarket Digital Kaya Gini?':

[Gambas:Video 20detik]

(agt/krs)

Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi: sales[at]detik.com
News Feed