Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network
detikInet
Tren Game Online
Nilai Tukar Koin Virtual Jadi Pertanyaan
Tren Game Online

Nilai Tukar Koin Virtual Jadi Pertanyaan


- detikInet

Jakarta - Buat penggemar game online, jika ingin membeli senjata virtual harus dengan uang virtual juga. Uniknya, uang virtual dibeli dengan uang betulan. Bagaimana nilai tukarnya?Di salah satu situs yang melayani pertukaran uang betulan dengan uang virtual IGE.com, dengan hanya US$51,99 (Rp 508 ribu) para pemain game sudah bisa mendapatkan 500 keping emas dalam game World of Warcraft. Jumlah ini dinilai cukup untuk membeli salah satu senjata di game itu, nama senjatanya Hammer of the Handy Titans.IGE tidak bermain sendiri dalam bisnis ini. Masih ada kompetitor-kompetitor lain yang juga ikutan jualan mata uang virtual dari game-game lain. Misalnya dari game Everquest, Ultima Online, dan City of Heroes.Menurut dua ahli terkemuka bidang ekonomi virtual, mendapatkan nilai pertukaran mata uang yang pantas untuk dollar dan koin virtual dunia game, bisa dibilang susah-susah gampang. Pasalnya, sulit untuk mendapatkan data yang terpercaya akan kurs tukar mata uang asli dengan virtual.CNET News yang dikutip detikinet Senin (8/8/2005) melansir, hingga saat ini sektor jual-beli mata uang virtual telah menyerap uang sebesar US$880 juta (Rp 9 triliun) per tahunnya. Dan bukan tidak mungkin jumlah sebesar itu ada karena pembeli telah membayar lebih dari apa yang seharusnya dibayar, hanya untuk sekantung uang emas virtual.Situs pertukaran mata uang asli dengan virtual lain, GameUSD mengemukakan, para penelitinya tengah mengumpulkan data pertukaran mata uang dari sejumlah situs lain yang memberi pelayanan serupa, termasuk diantaranya IGE."Tugas yang dijalankan GameUSD bisa dibilang rumit. Apalagi kalau tujuannya mendapatkan hasil yang seakurat mungkin. Soalnya, terlalu banyak segmen pasar untuk perdagangan koin emas virtual beserta jenis alat bayar lain," papar But Hunter, co-editor Terra Nova, sebuah situs dalam bidang ekonomi virtual. IGE saja, yang dalam hal ini merupakan situs terdepan dalam hal pertukaran mata uang virtual, masih belum yakin akan kemampuannya menghadirkan nilai tukar yang akurat.Kendatipun sulit, banyak orang berpikir masalah ini akan mengalami perubahan seiring dengan berjalannya waktu. Penyebab terbesarnya bisa jadi karena pemerintah di dunia nyata akan tidak lagi mengacuhkan bisnis ini. Nilai keseluruhan segmen pasar ini akan menjadi terlalu besar untuk dianggap maya.Dalam hal ini ada kemungkinan segala bentuk mata uang dapat dicairkan ke dalam mata uang asli, tentunya akan dikenakan pajak. Dengan begitu, perlu adanya laporan penjualan, transaksi, dan lain-lain. (ien/)




Hide Ads