Tentang Pusat Bisnis Baru
Intel Belum Pasti Buka Kantor Di Israel
- detikInet
Jakarta -
Intel Corp., perusahaan terbesar dunia di bidang chip komputer dikabarkan telah memutuskan untuk membangun pusat bisnisnya yang kedua di bagian Selatan Israel. Nilai bisnis anyar ini diperkirakan sebesar US$4 milyar (Rp 39 triliun). Hal ini diungkapkan Perdana Menteri Israel Ariel Sharon pada kesempatan jumpa dengan kabinetnya Minggu (24/7/2005). Namun pernyataan ini dipatahkan oleh juru bicara Intel Israel, Koby Bahar, "Intel belum membuat keputusan akhir mengenai pembangunan pusat bisnis barunya di Israel."Begitu paparnya seperti dilansir Associated Press yang dikutip detikinet Senin (25/7/2005).Ariel Sharon mengatakan, "Chief Executive Craig Barrett telah mengatakan pada saya lewat telepon Sabtu (23/7/2005) malam bahwa pihaknya telah menunjuk Kiryat Gat sebagai pimpinan proyek bisnis yang baru." Diinformasikan juga, kantor Intel kedua ini akan menyedot sedianya 2000 orang pekerja. Kata sebuah pernyataan yang dikeluarkan oleh kantor perdana menteri Israel.Kendati pun begitu, Kementerian Keuangan Israel belum begitu sadar akan keputusan tersebut. Bahkan Kementerian Industri dan Perdagangan-nya belum bersedia untuk memberikan komentar.
(ien/)