Asaba Giatkan Ekspor Outsourcing Layanan TI
- detikInet
Jakarta -
Asaba, perusahaan teknologi informasi (TI) asal Indonesia, semakin menggiatkan upaya ekspor layanan TI Indonesia ke luar negeri. Sumber daya manusia (SDM) Indonesia dianggap tidak kalah. Belanda pun jadi sasaran. Hal itu dikemukakan Sugiri Santoso, Direktur Operasional Asaba. Menurutnya skill SDM Indonesia tidak kalah dengan SDM dari negara lain. Bahkan Indonesia punya kelebihan dari negara lain seperti fleksibilitas waktu bekerja. Hal itu yang dimanfaatkan Asaba sebagai peluang penetrasi 'mengekspor' layanan outsource TI ke negara maju yaitu Belanda. Outsourcing adalah pengalihan sebagian kerja perusahaan besar ke perusahaan lain. "Meskipun TI di Belanda sudah maju, tapi orang di sana meski dibayar lebih dan diberi fasilitas tidak mau kerja 24 x 7. Itulah kelebihan yang bisa ditawarkan Indonesia," kata Sugiri pada detikinet, di Kantor Asaba, Jakarta, Rabu (20/7/2005). Layanan outsourcing TI yang dikemas Asaba bernama InTrust. Asaba menggelar layanan itu bersama dengan Inter Access, perusahaan konsultan dan layanan pendukung TI yang bergerak di Belanda. "Keuntungan yang mereka dapat yakni bisa mendapatkan layanan dengan kualitas tinggi serta biaya pengeluaran lebih rendah," tambah Sugiri.Marc Konings, Senior Director Inter Access mengakui, layanan outsource TI yang disediakan perusahaan Indonesia seperti Asaba, sangat membantu kinerja perusahaan-perusahaan di negaranya (Belanda-red). "Mereka bisa alokasikan dana yang seharusnya untuk divisi IT mereka ke hal lain dan itu sangat meningkatkan keuntungan," katanya pada kesempatan yang sama.Pertumbuhan PermintaanAsaba telah 11 bulan bekerjasama dengan Inter Access sejak November 2004, untuk 70 perusahaan di Belanda. Perusahaan-perusahaan tersebut bergerak di bidang telekomunikasi, perbankan, pemerintah daerah, serta perusahaan publik."Permintaan tumbuh secara bertahap," kata Sugiri. "Bahkan kami berani menargetkan pertumbuhan permintaan akan meningkat empat kali lipat pada 2006," tambahnya.Namun yang menjadi kendala bagi SDM Indonesia menurut Sugiri, meski mempunyai keahlian yang bagus, tapi tidak bisa memasarkan dengan baik. Asaba mengklaim sebagai contoh perusahaan lokal yang bisa mengekspor SDM Indonesia lewat layanan TI.Asaba merupakan perusahaan konsultan untuk solusi dan layanan teknologi informasi. Asaba juga dikenal sebagai perusahaan penyedia ujian sertifikasi dan mitra pendidikan dan bisnis. Oracle, Cisco, SAP, Microsoft, Sun Microsystem, Computer Associates tercatat sebagai mitra Asaba.
(wicak/)