Meski Tak Banyak Diadopsi
Intel Rilis Versi Upgrade Itanium
- detikInet
Jakarta -
Intel merilis versi upgrade terkini prosesor Itanium-nya. Namun tidak semua mitra Intel berhasrat untuk mengadopsinya.Intel kini tengah mengapalkan dua versi prosesor Itanium 2 dari jajaran produk 64-bit 'Madison'. Chip tersebut beroperasi dengan kecepatan 1,66Ghz. Sementara ukuran cache memorinya mencapai 6MB dan 9MB.Yang paling mempesona adalah revisi front-side bus--menurut Intel--yang kini dapat mengirim data dari dan ke chip dengan kecepatan 667MHz.Perkembangan yang terjadi pada chipset sedianya menjadi tahap awal untuk prosesor Itanium dual core yang akan datang. Prosesor dual core yang memakai nama kode 'Montecito' ini, akan menampilkan fitur dengan arsitektur bus yang sama.Sementara itu, Hitachi Data System mengatakan pihaknya akan mengadopsi prosesor anyar Itanium 2 untuk digunakan pada produk server BladeSymphony-nya. Hal ini akan dilakukan sedianya dalam 30 hari.Kendatipun Hitachi Data System bersedia memakai prosesor Itanium, bukan berarti mitra-mitra Intel lainnya juga berniat memanfaatkan prosesor anyar itu. Beberapa diantara mitra kerja Intel tidak terlalu berhasrat untuk mengapalkan komputer yang dilengkapi prosesor dengan front-side bus yang baru.Wakil-wakil dari Hewlett-Packard, Fujitsu dan SGI mengatakan mereka akan menunggu hingga prosesor dual core Montecito muncul. Baru setelah itu mereka akan menyusun rencana pengembangan produk baru. Nathan Brookwood, analis insight64.com seperti dilansir CNET News yang dikutip detikinet Selasa (19/7/2005) memaparkan,"HP menggunakan chipset mereka sendiri. Begitu pula Hitachi, Fujitsu dan SGI."Sementara pemain regional yang lebih kecil seperti pembuat komputer Bull dan integrator jaringan Unisys, EDS dan Accenture cenderung mengadopsi prosesor Itanium yang baru. Kata Brookwood melanjutkan.Bandwidth front-side bus teranyar ini memungkinkan pengiriman data 10,6 gigabits per detik dari prosesor menuju komponen-komponen dalam sistim lain. Sebagai perbandingan, generasi 400MHz FSB yang ada sekarang mengirim data dengan kecepatan 6,4 Gbps."Dengan meningkatkan kecepatan bus, anda dapat membebani prosesor dengan data yang kapasitasnya lebih besar. Bahkan dengan dual core prosesor nantinya, kapasitasnya bisa lebih besar lagi," tandas Brookwood.Intel biasanya memperkenalkan chips dan chipsets dengan basis yang cukup mengejutkan. Dalam kasus Itanium, ada beberapa produk yang dikeluarkan dengan chipset serupa. Diantaranya McKinley, Madison dan versi kedua Madison. Hal ini merupakan fenomena baru yang cukup berarti untuk Intel. Meski penjualan Itanium dilaporkan menurun tahun 2004, IDC mensinyalir Intel tetap optimis. Pasalnya, perusahaan analis IDC ini melaporkan 6 dari 7 vendor menjual server mainframe berbasis Itanium.Kabar terakhir mengatakan, Intel akan segera membuat pendekatan dengan kalangan ilmiah, perusahaan minyak dan gas, industri-industri pemerintahan dengan chip terbaru.
(ien/)