Rabu, 23 Mei 2018 20:30 WIB

Sulit Berkembang, Uber Contek Layanan Grab?

Agus Tri Haryanto - detikInet
Mobil Uber. Foto: Internet Mobil Uber. Foto: Internet
Jakarta - Uber tengah merencanakan untuk menghadirkan layanan armada taksi yang berbeda di Jepang. Diharapkan ini menjadi solusi bagi Uber setelah mendapatkan banyak hambatan di Negeri Sakura tersebut.

Layanan ini berbeda dengan cara Uber umumnya, yakni tidak lagi mengandalkan mitra dengan mobil pribadinya. Melainkan, memanfaatkan kendaaran dari operator taksi. Hal ini mengingatkan layanan Grab dengan GrabTaxi atau Go-Jek dengan Go-Bluebird.

Dikutip detikINET dari Business Insider, Rabu (23/5/2018), layanan Uber tersebut nanti akan terhubung dengan armada taksi lokal yang ada di Jepang.


Dalam beberapa bulan ke depan, perusahaan yang kini dipimpin oleh CEO Dara Khosrowshahi ini akan merilis layanan tersebut bagi masyarakat di Awaji, sebuah pulau yang berpenduduk sekitar 150 ribu yang terletak di dekat Osaka.

Belum diketahui nama layanan Uber ini, namun pihak perusahaan akan menggandeng lebih dari 20 operator taksi. Proyek ini akan berlangsung hingga Maret 2019.

"Saat ini kami sedang fokus pada kemitraan dengan perusahaan taksi di negera ini. Kami ingin memperluas secara nasional," ujar juru bicara Uber Jepang Kay Hattori.

Untuk diketahui, Uber tidak dapat leluasa membawa penumpang di Jepang. Ini dikarenakan peraturan lokal yang tercantum, bahwa ada larangan kepada pengemudi yang tidak profesional untuk mengangkut penumpang secara komersil.


Apa yang dikerjakan Uber kali ini merupakan wujud dari rencana perusahaan yang diungkapkan sebelumnya. Pada awal tahun ini, CEO Uber Dara Khosrowshahi mengatakan kepada para investornya bahwa Uber harus mengubah cara bisnisnya di Jepang. Salah satu solusinya adalah bermitra dengan operator taksi lokal. (agt/fyk)

Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi: sales[at]detik.com
News Feed
  • YouTube Pulih, Netizen Gembira

    YouTube Pulih, Netizen Gembira

    Rabu, 17 Okt 2018 10:25 WIB
    Setelah sempat tumbang sekitar 45 menit, YouTube saat ini sudah pulih dan bisa diakses. Tumbangnya YouTube terjadi di versi website dan aplikasi mobile.
  • Layanan Down, Ini Kata YouTube

    Layanan Down, Ini Kata YouTube

    Rabu, 17 Okt 2018 09:39 WIB
    Layanan YouTube down pada Rabu (17/10/2018) pagi WIB ini. Berikut penjelasan pihak YouTube mengenai masalah tersebut.
  • iPhone XR Sudah Kantongi Restu Kominfo

    iPhone XR Sudah Kantongi Restu Kominfo

    Rabu, 17 Okt 2018 09:20 WIB
    Pada Jumat (19/10/2018), iPhone XR mulai dibuka pemesanan awalnya. Meski keran pre-order belum sampai di Indonesia, ponsel ini sudah mengantongi restu Kominfo.
  • YouTube Down di Sejumlah Negara

    YouTube Down di Sejumlah Negara

    Rabu, 17 Okt 2018 09:10 WIB
    Situs berbagi video terbesar di dunia, YouTube, dipastikan tumbang alias tidak dapat diakses. Kejadian ini menimpa pengguna di berbagai negara.
  • YouTube Dilaporkan Tumbang

    YouTube Dilaporkan Tumbang

    Rabu, 17 Okt 2018 09:00 WIB
    Pengguna akan melihat pesan error saat mencoba melakukan beragam fungsi di YouTube. Termasuk login, upload atau memutar konten.
  • Twitter Bisa Lacak Akun Penyebar Kebencian

    Twitter Bisa Lacak Akun Penyebar Kebencian

    Rabu, 17 Okt 2018 08:42 WIB
    Twitter cukup kewalahan dalam mengatasi konten yang berisikan tentang ujaran kebencian. Menghadapi isu tersebut, mereka tengah merancang jurus jitunya.
  • WhatsApp Perpanjang Waktu Hapus Pesan

    WhatsApp Perpanjang Waktu Hapus Pesan

    Rabu, 17 Okt 2018 07:59 WIB
    WhatsApp memperbarui fitur 'Delete for Everyone'. Update yang diberikan terkait batasan waktu pengguna bisa menghapus pesan yang terlanjur terkirim.