Kategori Berita
Daerah
Layanan
Detik Network
detikInet
Tuntas Diakuisisi Microsoft
Sybari Tak Lagi Jualan untuk Unix dan Linux
Tuntas Diakuisisi Microsoft

Sybari Tak Lagi Jualan untuk Unix dan Linux


- detikInet

Jakarta - Microsoft telah merampungkan akuisinya dengan perusahaan software keamanan, Sybari Software. Setelah 'dipinang', penjualan produk-produk Sybari untuk Unix dan Linux akan dihentikan. Model penjualan dan lisensi produk-produk Sybari masih berlaku sampai beberapa masa mendatang. Selain itu, proses operasional perusahaan masih akan terus berlangsung di kantor yang sekarang, di East Northport, New York.Seperti akuisisi perusahaan teknologi lainnya, Microsoft dan Sybari akan fokus pada cara-cara mengintegrasikan produk-produk perusahaan yang lebih kecil dengan jajaran produk Microsoft. Selain itu juga akan mengembangkan produk-produk baru yang didasarkan pada kepakaran Sybari.Saat ini telah ditentukan produk-produk Sybari yang akan dikembangkan lebih lanjut, yaitu instant messaging, e-mail gateway dan spam management.Selain itu, Microsoft telah merencanakan untuk menghentikan pengembangan produk Antigen dari Sybari. Ini adalah produk khusus untuk Unix dan Linux.Perusahaan masih akan memberi dukungan hanya sampai masa kontrak konsumen habis, tapi setelah itu, produk tersebut dinyatakan 'telah tiada'.Tapi untuk produk-produk Antigen for Windows dan Antigen untuk e-mail gateway, masih akan diteruskan pengembangannya, demikian juga dengan pemberian dukungannya.Rencana akuisisi Sybari pertama kali diumumkan awal Februari lalu dengan nilai akuisisi yang dirahasiakan. Harapannya, pertautan dua perusahaan ini bisa menghasilkan perlindungan yang lebih baik bagi konsumen, khususnya untuk keperluan messaging dan pengkolaborasian server untuk menghindari virus, worm dan spam.Microsoft terpikat pada Sybari karena kekuatan produk perusahaan tersebut. Produk Sybari juga dinilai punya integrasi yang kuat dengan Microsoft Exchange Server 2003."Rampungnya akuisisi ini berarti memberi kesempatan bagi produk-produk Sybari untuk tersedia lebih luas, sehingga bisa dikenal oleh lebih banyak konsumen," kata Mike Nash, Microsoft corporate vice president, seperti dikutip dari News Factor Network, Kamis (23/6/2005). (wicak/)





Hide Ads