Eksportir Software India Bergelimang Laba
- detikInet
Jakarta -
Satyam Computer Service, eksportir software terbesar keempat di India, berhasil mencatat 39 persen peningkatan laba bersih tahunannya. Untuk kinerja selama satu tahun penuh, Satyam berhasil meraup laba bersih 7,12 miliar Rupee (Rp 1,6 triliun), sementara pendapatannya naik 37 persen menjadi 36 miliar Rupee (Rp 8 triliun), pada tahun fiskal yang berakhir 31 Maret. Saham perusahaan naik 2,81 persen, setelah kondisi keuangan ini diumumkan.Selama kuartal keempat yang berakhir Maret lalu, laba bersih mencapai 2,06 miliar Rupee (Rp 455 miliar), melebihi perkiraan para analis -- 2 miliar Rupee (Rp 442 miliar). Angka penjualan meningkat 39 persen menjadi 10,1 miliar Rupee (Rp 2,2 triliun). Satyam mengatakan, pihaknya berhasil menambah 28 klien baru dalam kuartal keempat dan menargetkan peningkatan penjualan 26 sampai 28 persen pada tahun fiskal yang berakhir 2006. Perusahaan mengatakan, pihaknya saat ini memiliki 20.633 pekerja setelah merekrut 1.499 karyawan pada kuartal keempat. Dua perusahaan software terbesar India, Infosys Technologies dan Tata Consultancy Services, telah mengumumkan pendapatannya dua minggu lalu. Sementara perusahaan software terbesar ketiga India, Wipro, baru akan mengumumkan perkiraan penjualannya hari Jumat besok. Perusahaan-perusahaan software India memainkan peran yang makin penting dalam perindustrian software dunia. India banyak mengekspor software ke negara-negara barat seperti Amerika Serikat dan kawasan Eropa.
(rouzni/)