Senin, 12 Feb 2018 11:21 WIB

Go-Jek Gaet Rp 2 Triliun dari Astra

Danang Sugianto - detikInet
Kantor Go-Jek. Foto: detikINET/Ari Saputra Kantor Go-Jek. Foto: detikINET/Ari Saputra
Jakarta - Akhirnya rumor yang beredar terjawab. PT Astra Internasional Tbk (ASII) mengumumkan bahwa akan berinvestasi besar di Go-Jek.

Presiden Direktur Astra Internasional Tbk Prijono Sugiarto mengatakan, bahwa pihaknya akan merealisasikan penyuntikan modal kepada Go-Jek sebesar USD 150 juta, angka itu setara dengan Rp 2,025 T (kurs Rp 13.500).

"Bahwa akhirnya kami memutuskan untuk investasi. Ini adalah investasi terbesar kami di era digital sebesar USD 150 juta," tuturnya dalam Konfrensi Pers Astra X Go-Jek di Hotel Fairmont, Jakarta, Senin (12/2/2018).

Prijono mengaku pihaknya tertarik untuk berinvestasi di perusahaan besutan Nadiem Makariem itu lantaran dinilai memiliki masa depan yang baik. Apalagi Go-Jek sempat masuk dalam daftar 56 perusahaan yang memberikan perubahan besar di dunia.

"Di antara Apple, Microsoft, Google tapi Go-Jek masuk. Dia satu-satunya dari Indonesia bahkan dari Asia Tenggara," tuturnya.

Selain itu dia juga melihat ada benang merah antara bisnis Astra dengan Go-Jek. Bahkan dia percaya banyak hal yang bisa dikolaborasikan antara Astra perusahaan yang memiliki bisnis distribusi kendaraan bermotor, leasing, asuransi hingga servis kendaraan dengan Go-Jek yang memiliki banyak jaringan transportasi online.

Di tempat yang sama Nadiem menyambut baik suntikan modal tersebut. Bahkan dia bangga lantaran Go-Jek menjadi perusahaan yang diinvestasikan paling besar bagi Astra.

"Fakta cukup menarik ini investasi Astra terbesar dalam sejarah Astra Internasional. Ini sangat membanggakan bagi kami, bahwa pemain besar mau berpartisipasi," tuturnya. (ang/fyk)

Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi: sales[at]detik.com
News Feed