Jumat, 25 Agu 2017 10:25 WIB

Rayakan 20 Tahun di Indonesia, SAP Gelar Asian Inovator Summit

Yudhianto - detikInet
Megawaty Khie, VP SAP SuccessFactors SEA. Foto: yud/detikINET Megawaty Khie, VP SAP SuccessFactors SEA. Foto: yud/detikINET
Jakarta - Perjalanan SAP di Indonesia ternyata telah mencapai 20 tahun. Untuk merayakannya, penyedia solusi digital ini pun menggelar sebuah acara bertajuk Asian Inovator Summit.

Acara ini merupakan bagian dari roadshow SAP di Asia Tenggara yang telah digelar di enam kota, di mana Jakarta menjadi kota penutup. Dibanding gelaran di kota-kota sebelumnya, gelaran Asian Inovator Summit di Jakarta didaulat sebagai pamungkasnya.

"Indonesia yang terakhir karena di sini adalah big bang-nya. Kami menghadirkan banyak teknologi baru," ujar Megawaty Khie, VP SAP SuccessFactors SEA, di hotel Westin, Jakarta.

Pemerintah Indonesia sendiri memiliki program yang menargetkan 1.000 technopreneur pada tahun 2020 mendatang. Sehingga ini membuka peluang besar untuk adopsi digital di Indonesia. Apalagi untuk tahun 2017 ini, ekonomi digital di Indonesia diprediksi bisa mencatatkan nilai sebesar USD 130 miliar.

Di sisi lain, menurut studi yang dilakukan SAP, yang didukung oleh Oxford Economics, sebanyak 84% perusahaan juga menyatakan bahwa transformasi digital penting untuk kelangsungan bisnis dalam lima tahun ke depan, terutama dalam kaitannya dengan era digital saat ini.

"Perusahaan atau organisasi Indonesia akan memainkan peranan penting dalam digitalisasi ekonomi di negara ini. Untuk melakukannya, mereka perlu mendigitalisasi perusahaan dan menawarkan pengalaman digital ke pelanggan, mitra dan karyawan," jelas Megawaty.

Hasil studi di atas pun diamini oleh laporan dari McKinsey. Yang menyebutkan kalau ekonomi Indonesia bisa tumbuh sebesar USD 150 miliar atau 10% dari PDB pada tahun 2025 nanti, bila memanfaatkan digitalisasi.

Demi mendukung tujuan-tujuan tersebut, di ajang Asian Inovator Summit sejumlah inovasi digital pun ditonjolkan oleh SAP. Salah satu yang mencolok adalah SAP Leonardo, yang merupakan rangkaian solusi Internet of Things ( IoT) yang memanfaatkan kemajuan big data dan analitik.

Solusi ini juga memiliki kemampuan menghubungkan orang-orang dan bisnis, serta banyak hal menggunakan SAP Cloud Platform. Juga menyodorkan teknologi seperti learning machine yang memungkinkan strategi IoT dan industri 4.0 di logistik digital, manufaktur, dan manajemen aset.

"Kemajuan digital membutuhkan perusahaan untuk melangkah menuju tantangan dan secara fundamental bisa mentransformasi mereka menjadi pemimpin digital," pungkas Megawaty.

(yud/yud)
-
Load Komentar ...

Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi: sales[at]detik.com
News Feed