Hexadite adalah perusahaan yang punya kantor pusat di Boston, Amerika Serikat. Namun perusahaan ini punya pusat riset dan pengembangan yang berlokasi di Israel, demikian dikutip detikINET dari Reuters, Jumat (26/5/2017).
Perusahaan ini adalah penyedia jasa keamanan cyber, yang berfokus pada teknologi untuk mengotomatiskan respon terhadap serangan cyber. Langkah automasi ini disebut bisa meningkatkan produktivitas dan mengurangi biaya bisnis.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kabar ini sejalan dengan rencana Microsoft yang diungkap pada Januari lalu. Saat itu Microsoft mengumumkan komitmennya untuk menginvestasikan lebih dari USD 1 miliar setiap tahunnya untuk penelitian dan pengembangan di bidang keamanan cyber. Dan sampai saat ini negara yang paling banyak mendapat manfaat dari komitmen tersebut adalah Israel. (asj/rou)