"No comment, maaf saya harus menemui tamu," kata Nadiem saat ditemui usai penandatanganan program Swadaya yang berkolaborasi dengan Bank BNI Syariah, BTN dan Permata Bank Syariah di kantor Go-Jek, Jakarta, Selasa (9/5/2013).
Aksi bungkamnya Nadiem memang hal biasa. Sebab di sejumlah pertemuan, pria berkacamata itu kerap menolak mengonfirmasi atapun mengomentari rumor yang terkait perusahaan yang didirikannya itu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Maka valuasi atau nilai perusahaan startup penyedia layanan transportasi online ini ditaksir melonjak sampai USD 3 miliar atau di kisaran Rp 40 triliun.
Adanya tambahan investasi ini, valuasi Go-Jek ditaksir USD 3 miliar. Menjadikannya salah satu startup paling bernilai di Asia Tenggara. Menyamai saingannya Grab yang kabarnya memiliki valuasi sama-sama USD 3 miliar.
Go-Jek sebelumnya telah mendapatkan pendanaan cukup besar. Pada Agustus 2016, Go-Jek memperoleh investasi USD 550 juta dari KKR dan Warburg Pincus, yang membuat valuasi mereka berada di kisaran USD 1,3 miliar. (afr/fyk)