BERITA TERBARU
Rabu, 25 Jan 2017 20:24 WIB

Chatbot Jadi Tren, Incar Pebisnis Online

Achmad Rouzni Noor II - detikInet
Foto: Getty Images Foto: Getty Images
Jakarta - Firma riset Gartner memprediksi hanya sepertiga dari interaksi layanan pelanggan di 2017 yang memerlukan interaksi manusia. Itu berarti, sisanya akan ditangani oleh perangkat lunak otomatis seperti chatbot.

Itu sebabnya, belakangan ini kian banyak aplikasi chatbot bermunculan. Mulai dari buatan luar hingga besutan lokal seperti YesBoss, BangJoni, dan kini terbaru Chatzbro.

"Marketbiz.net yang telah hadir lebih dari 15 tahun dengan kekuatan teknologi digital marketing merilis layanan Chatbot yang dinamai Chatzbro.com. Layanan ini bisa digunakan secara massal oleh para pebisnis online," kata CEO Marketbiz.net, Silvia Ratna, Rabu (25/1/2017).

Menurut Silvia, layanan chatbot miliknya akan terus disempurnakan sampai pada level logistik dan Facebook marketing automation untuk mempermudah dan memberikan kenyamanan dalam berbisnis di internet (dengan ads atau organic).

Untuk diketahui Chatbot adalah program komputer yang bekerja di dalam aplikasi messenger, berinteraksi antar user dengan cara menirukan percakapan manusia. Belakangan, popularitasnya kian meningkat seiring dengan kemajuan algoritma yang menopangnya.

Fungsionalitasnya juga mulai beragam, mulai memberikan jawaban otomatis untuk layanan konsumen, sebagai layanan pemesanan, hingga menjadi asisten virtual. Beberapa startup lokal juga mulai mengimplementasikannya ke dalam sistem produksi.

Lebih lanjut Silvia menegaskan, ada sejumlah alasan yang melandasi Chatzbro dirilis. Pertama, kata dia, Chatzbro tidak menggunakan aplikasi dan mudah cara menggunakannya.

Alasan utama ini sangat sederhana yaitu dengan kekuatan prosesor bahasa alami, software yang memproses dan menciptakan cara sederhana dan universal dengan cara berinteraksi dengan teknologi.

"Memahami percakapan manusia bukanlah tugas yang mudah untuk komputer, dan perusahaan di seluruh dunia telah tenggelam berinvestasi ratusan juta dolar untuk usaha tersebut," jelasnya.

Alasan kedua, lanjut Silvia, membangun layanan pelanggan yang tidak pernah tidur. Jika bisnis kita secara teratur harus berhubungan dengan pelanggan, biasanya masalah yang kita hadapi adalah soal komunikasi.

ChatBot pun diklaim sebagai cara mudah untuk merampingkan interaksi dengan memberikan informasi kepada pelanggan lebih cepat dan lebih efisien dalam perwakilan layanan pelanggan. Untuk memberikan konteks bantuan ini, Facebook mengumumkan membuka platform Messenger untuk chatbot pihak ketiga.

Facebook Messenger saat ini memiliki lebih dari satu miliar lebih pengguna bulanan, dan sekarang Facebook mendorong Messenger yang tidak hanya platform untuk percakapan, tetapi juga pasar dimana transaksi bisnis dapat berlangsung.

"Marketbiz.net dengan Chatzbro.com melakukan hal tersebut bersama iPaymu.com untuk melayani masyarakat Indonesia," pungkas Silvia. (rou/rou)
-
Load Komentar ...

Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi: sales[at]detik.com
News Feed