Rabu, 20 Jul 2016 18:05 WIB

Dibekingi Alibaba, Lazada: Kami Tak Takut Amazon!

Achmad Rouzni Noor II - detikInet
Foto: Irna Prihandini/detikInet Foto: Irna Prihandini/detikInet
Jakarta - Amazon memang belum resmi masuk ke Indonesia. Namun jika retailer terbesar asal Amerika Serikat itu pada akhirnya tiba, Lazada yang bisa terancam posisinya di industri e-commerce pun mengaku tak gentar.

Saat ditemui detikINET di Oakwood, Mega Kuningan, Jakarta, Rabu (20/7/2016), duet CEO baru Lazada Indonesia, Florian Holm dan Duri Granziol, sudah mendengar rencana kehadiran Amazon yang kabarnya akan membawa investasi USD 600 juta atau setara Rp 8 triliun.

Bahkan keduanya percaya, Amazon akan tiba di Indonesia dalam waktu dekat. Namun demikian, mereka tidak takut. Sejumlah strategi sudah mereka siapkan untuk menyambut kompetitor barunya.

"Saya pikir, mereka (Amazon) pasti akan masuk Indonesia karena negeri ini sangat besar potensinya. Tapi kami tidak takut. Kami punya segalanya untuk memenangkan persaingan," kata Florian.

"Kami punya local footprint. Kami sangat paham dengan pasar e-commece di negeri ini. Dan satu lagi, kami punya Alibaba di belakang kami," lanjut Duri menambahkan.

Florian berpendapat, wajar saja jika Amazon ikut melirik Indonesia. Karena menurutnya, pasar e-commerce di negeri ini sedang tumbuh pesat seiring melesatnya penetrasi internet dan perangkat penunjangnya.

"Akhir tahun 2016 ini akan ada lebih dari 100 juta pengguna internet dimana 10 juta di antaranya aktif berbelanja online dengan total valuasi USD 1,7 miliar. Jadi wajar saja kalau Amazon tertarik," jelasnya.

Bahkan menurut prediksi Lazada, Indonesia memang akan jadi pasar e-commerce terbesar di Asia Tenggara, jauh mengalahkan negara-negara lain seperti Singapura, Malaysia, bahkan Filipina.

"Pada 2025 nanti pengguna internet di Indonesia akan menembus 220 juta atau 80% dari populasi penduduk dengan valuasi bisnis USD 46 miliar," masih kata Florian.

Jika benar Amazon masuk ke Indonesia, perusahaan milik Jeff Bezos ini tidak hanya akan berkompetisi dengan Lazada yang disokong Alibaba. Mereka juga akan bersaing dengan e-commerce lain, seperti Blibli yang dimiliki kelompok bisnis Djarum, Tokopedia yang disokong oleh SoftBank dan Sequoia Capital, serta BukaLapak yang 49% kepemilikannya dikuasai oleh Emtek Group.

Di negara asalnya, Amazon boleh saja sukses. Namun di Indonesia, belum tentu. Karena tak selamanya nama besar bisa langsung berjaya di negeri ini. Contohnya saja eBay dan Rakuten yang nyata-nyatanya terbukti tak berkutik. (rou/fyk)

Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi: sales[at]detik.com
News Feed
  • Masih Sulit Bawa Manusia Terbang ke Mars

    'Masih Sulit Bawa Manusia Terbang ke Mars'

    Senin, 18 Jun 2018 21:35 WIB
    Space Launch System NASA, Rocket SpaceX milik Elon Musk, dan Blue Origin kepunyaan Jeff Bezos, diyakini mantan astronot ini masih sulit bawa manusia ke Mars.
  • Huawei Bantah Ancam Keamanan Australia

    Huawei Bantah Ancam Keamanan Australia

    Senin, 18 Jun 2018 19:59 WIB
    Huawei merilis surat terbuka yang isinya membantah tudingan pemerintah Australia yang menilai jaringan mereka berbahaya bagi keamanan nasional negara itu.
  • Si Kardus Nintendo Labo Laris Manis

    Si Kardus Nintendo Labo Laris Manis

    Senin, 18 Jun 2018 15:35 WIB
    Berbahan dasar kardus, tak sedikit gamer yang mengejek kemunculan Nintendo Labo. Meski demikian, nyatanya aksesoris Nintendo Switch ini laris manis di pasaran.
  • Google Guyur Pesaing Alibaba Rp 7,7 Triliun

    Google Guyur Pesaing Alibaba Rp 7,7 Triliun

    Senin, 18 Jun 2018 14:26 WIB
    Google terus memperkuat cengkraman bisnisnya di China dengan cara mengguyur uang triliunan rupiah di salah satu raksasa e-commerce pesaing terkuat Alibaba.
  • Trafik Data Lebaran Telkomsel Melonjak 109%

    Trafik Data Lebaran Telkomsel Melonjak 109%

    Senin, 18 Jun 2018 13:35 WIB
    Telkomsel mencatat kenaikan trafik layanan data signifikan. Jika dibandingkan periode Lebaran tahun lalu, trafik data operator seluler itu melonjak pesat 109%.
  • Fortnite Ikut Nebeng Semarak Piala Dunia

    Fortnite Ikut Nebeng Semarak Piala Dunia

    Senin, 18 Jun 2018 12:53 WIB
    Setelah update Thanos dari euforia film Avengers Infinity War beberapa waktu lalu, kini game Fortnite juga ikut serta menyemarakkan Piala Dunia 2018.
  • Bill Gates Ternyata Ada Dua Orang

    Bill Gates Ternyata Ada Dua Orang

    Senin, 18 Jun 2018 10:59 WIB
    Hari ini adalah hari ayah di Amerika Serikat. Pendiri Microsoft Bill Gates pun tak ketinggalan mengucapkan selamat hari ayah untuk bapaknya yang ternyata..