Perusahaan milik Naver asal Korea Selatan ini terdaftar di bursa saham Tokyo, Jepang dengan pembukaan harga 4.900 yen per lembar saham, 48% di atas harga yang ditawarkan yakni 3.300 yen. Harga saham ditutup pada titik 31,66% seharga 4.345 yen.
Line juga memulai debutnya di bursa saham New York, Amerika Serikat. Di sini, harganya ditutup pada titik 26,61% di harga USD 41,58. IPO Line menjadi penawaran saham perdan terbesar di industri teknologi di tahun ini, membuat valuasi perusahaan aplikasi pesan instant tersebut bernilai USD 9,3 miliar.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Karena besarnya permintaan, Line kemudian masih menambah 5,2 juta lembar saham lagi untuk ditawarkan. Dari dua IPO di bursa saham New York dan Tokyo tersebut, Line mendulang USD 1,25 miliar. (rns/rou)