Kategori Berita
Daerah
Layanan
Detik Network
detikInet
Saham Turun USD 30 Miliar, Apple Turun Pamor?

Saham Turun USD 30 Miliar, Apple Turun Pamor?


Yudhianto - detikInet

Foto: Reuters/Stephen Lam
Jakarta - Mimpi buruk turunnya penjualan iPhone ternyata bukan satu-satunya hal yang meresahkan Apple. Sebuah laporan menyebut nilai saham perusahaan asal Cupertino, Amerika Serikat ini juga ikutan turun hingga merugikan puluhan miliar dolar.

Penurunan nilai saham Apple itu disebut analis merupakan akibat dari laporan penjualan iPhone di kuartal I tahun fiskalnya. Apple menyatakan kalau 74,8 juta unit iPhone sudah terjual, yang mana pencapaian tersebut naik sangat tipis dari penjualan tahun sebelumnya, 74,5 juta unit.

Sebagai imbasnya, Apple menyatakan revenue mereka akan turun untuk pertama kalinya dalam 13 tahun terakhir. Pendapatan Apple diperkirakan akan berada antara USD 50 miliar sampai USD 53 miliar. Artinya, menurun dari revenue tahun lalu yang tercatat mencapai USD 58 miliar.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Melihat penjualan iPhone yang mencakup hingga 68% dari seluruh revenue Apple, perlambatan penjualan iPhone jelas berpengaruh pada seluruh performa perusahaan. Meski demikian, Apple masih mencatatkan keuntungan sebesar USD 18,4 miliar. Yang mana lebih tinggi dari perkiraan analis yang sebesar USD 18,14 miliar.

Namun nilai keuntungan itu sepertinya tidak memberikan dampak positif ke saham Apple. Karena seperti detikINET kutip dari Forbes, Senin (1/2/2016), pada penutupan pekan kemarin dikabarkan nilai total saham Apple menurun signifikan hingga USD 30 miliar. Ini merupakan penurunan terbesar yang pernah dialami sejak dua tahun terakhir.

Meski mengalami penurunan, total nilai yang dicetak Apple masih terbilang sangat tinggi yakni mencapai USD 533 miliar. Meski demikian analis-analis Wall Street mulai meragukan performa Apple dengan bertanya-tanya sampai kapan iPhone akan bisa bertahan? (yud/ash)
TAGS





Hide Ads