Dikatakan CEO OLX Daniel Tumiwa, saat ini dunia e commerce sudah punya bentuknya sendiri. Pengguna pun sudah mengetahui platform apa yang ingin mereka gunakan. Karena itu sejak 12 bulan terakhir, dunia e commerce bergeser dari desktop ke mobile.
"Semua pemain besar sudah atau mulai beralih ke mobile," ungkap Daniel saat acara perayaan satu dekade OLD di Jakarta, Selasa (26/1/2016).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Adanya media sosial pun turut mengubah pengguna dalam berbelanja. Awalnya pengguna memasuki situ belanja hanya sekadar melihat-lihat saja. Ketika menemukan barang yang menarik, harganya pun cocok, pengguna baru memutuskan untuk membeli.
Kondisi itu berbeda jauh dari beberapa tahun lalu. Di mana orang saat ini, karena didorong kebutuhan, memutuskan untuk membeli secara online.Β "Kalau dulu orang merencanakan apa yang ingin dibeli. Beda dengan sekarang, belanjanya spontan," tutur Daniel.
Melihat itu semua, OLX lantas merombak aplikasi mobilenya. Upaya ini guna memberi pengalaman yang lebih baik kepada penggunanya. Apalagi 90% penggunanya mengakses dari perangkat mobile.
"Kami menghadirkan menu baru. Tampilan produk yang lebih menarik, begitupula tampilan listing kini makin informati. Tidak ketinggalan fitur chat untuk komunikasi penjual dan pembeli," ujar CMO OLX Edward Kilian.
Aplikasi terbaru OLX ini bersifat lite, sehingga ringan saat digunakan. Sayangnya pembaruan ini baru bisa dicicipi oleh platform Android. "Sebanyak 65% pengguna OLX mengakses dari perangkat Android. Karena itu ka (afr/fyk)