Seperti detikINET kutip Cellular-news, Kamis (14/1/2016), Huawei melaporkan angka 108 juta smartphone ini meningkat 44% di 2015 jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya.
Kuatnya penjualan di China dan Eropa Barat, disebut Huawei sebagai penyumbang terbesar meroketnya penjualan smartphone besutannya. Pertumbuhan Huawei pun mengalahkan nama lain asal China yang sedang naik daun seperti Huawei dan Lenovo.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Laporan ini juga melansir, pendapatan Huawei untuk unit bisnis perangkat mobile naik 70% per tahunnya ke angka USD 20 miliar di tahun 2015.
Pertumbuhan pasar yang pesat di China dan Eropa tak lantas membuat Huawei berpuas diri. Mereka masih punya PR untuk berekspansi ke Amerika Serikat. Wilayah ini harus sukses ditembusnya, di mana nama mereka belum populer sebagai merek smartphone.
(rns/rou)