IoE sebenarnya bukan konsep yang baru digembar-gemborkan Cisco sekarang ini. Sejak beberapa tahun lalu perusahaan asal San Jose, California, ini sudah menggaungkan IoE ke seluruh dunia.
IoE diawali dari Internet of Thing (IoT). Dalam konsep IoT, semua benda terkoneksi dan bisa 'berkomunikasi' via jaringan internet. IoE menyempurnakan konsep tersebut. IoE memungkinkan semua hal terkoneksi, mulai dari manusia, data, proses, dan benda-benda, semuanya terhubung via internet.
Dalam salah satu konsep IoE, data setiap benda disajikan secara digital dan bisa diakses kapanpun. Misal, barang-barang retail yang discan kode QR-nya tak hanya menunjukkan harga seperti yang ada sekarang ini, tapi juga kandungan, proses pembuatan, jumlah kalori untuk makanan, dan semua informasi lain.
Prinsip dasarnya, semua benda disajikan dalam bentuk data digital. Lalu data itu diproses untuk membuat suatu pola kerja atau rencana bisnis dan pada akhirnya akan digunakan untuk mengubah pola manusia dalam melakukan suatu hal.
Misalnya, jika biasanya di akhir pekan Anda masuk mal lalu berputar-putar lama untuk mencari parkir, dengan IoE, Anda sudah bisa mengetahui lebih dulu data tempat parkir yang kosong, sehingga bisa memutuskan untuk masuk ke mal itu atau tidak.
Cisco ingin menjadi yang terdepan dalam pengembangan IoE. CEO Cisco John Chambers meyakini IoE akan menjadi arah perkembangan bisnis semua perusahaan di dunia.
"Kita sekarang sudah meninggalkan era informasi dan berada di era digital. 1998-2010 Adalah era informasi, 2010-2030 adalah era digital. Perusahaan yang tidak berubah dan menyesuaikan dengan perkembangan teknologi akan hancur," kata John.
Hal itu disampaikannya saat menjadi keynote speaker di Cisco Live! 2015 yang turut disaksikan detikInet di San Diego Convention Center, San Diego, California, Senin (8/6/2015) waktu setempat. Di ujung pidatonya, John berpamitan undur diri dari posisi CEO Cisco kepada 25.000 ribu orang yang hadir di acara itu.
Cisco meyakini bisnis terkait IoE nilainya akan sangat besar. Dalam sepuluh tahun terakhir, Cisco memprediksi potensi uang berputar di bisnis IoE mencapai US$ 19 triliun.
IoE juga menjadi dasar bagi Cisco untuk mengembangkan Smart City, konsep kota yang sedang booming. Dengan koneksi antara data, benda dan manusia di sebuah kota, maka akan tercipta kehidupan yang efisien dan diyakini jauh lebih baik.
"Kami siap, bagaimana dengan Anda?" kata John Chambers menantang masyarakat dunia menyambut IoE
(trq/fyk)