Seperti detikINET kutip CNN Money, Sabtu (16/5/2015), kelima perusahaan teknologi itu menurut data Moody's Investors Service, menyimpan uang tunainya di luar negara asalnya. Hal ini bisa menghindari perusahaan tersebut membayar pajak di AS.
Pada lima tahun terakhir ini, perusahaan sektor teknologi mengumumkan peningkatan uang tunai perusahaan hingga 56%. Apple, memiliki uang tunai USD 178 miliar atau sekitar Rp 2.400 triliun, terbanyak dari perusahaan di sektor industri mana pun.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sebanyak 90% uang tunai yang dimiliki Apple, Microsoft, Cisco, dan Oracle disimpan di luar AS. Sementara hanya Google yang menyimpan 60% uang tunainya di luar negeri.
Berikut rincian uang tunai yang dimiliki lima perusahaan itu:
- Apple USD 178 miliar - 89% di luar AS
- Mcrosoft USD 90,2 miliar - 91% di luar AS
- Google USD 64,4 miliar - 60% di luar AS
- Cisco USD 53 miliar - 94% di luar AS
- Oracle USD 44,7 miliar - 90% di luar AS