Pembesut custom ROM Cyanogen baru saja mendapat suntikan investasi sebesar USD 80 juta atau setara dengan Rp 1 triliun. Menariknya, selain Twitter ternyata operator telekomunikasi lokal Smartfren juga menjadi penyandang dana.
Hal itu dibeberkan oleh Cyanogen melalui blog resminya, Smartfren disebut menjadi salah satu dari sekian perusahaan yang menginvestasikan dananya di Cyanogen, bersama dengan Twitter, Qualcomm, Telefonica, dan beberapa perusahaan ternama.
Dengan dana yang diperolehnya itu Cyanogen mengatakan ingin mempercepat waktu pengembangan OS buatannya yang selama ini terhambat ketersediaan dana. Selain itu Cyanogen juga ingin penyebaran OS buatannya semakin luas lagi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Saat ini OS Cyanogen sendiri telah digunakan oleh sekitar 50 juta pengguna yang berasal lebih dari 190 negara berbeda. Tapi memang kebanyakan penyebarannya melalui komunitas, meski ada juga vendor ponsel yang telah membenamkan OS Cyanogen secara pra-instal di ponsel buatannya, seperti One PLus dan MicroMax.
Dan dengan investasi yang dilakukan Smartfren pada Cyanogen, sangat mungkin ponsel seri Andromax mendatang bakal dibekali oleh OS buatan Cyanogen yang dikenal punya performa enteng.
(yud/ash)