Memo itu juga menyebutkan, ada sejumlah pihak ketiga yang tertarik ingin mengambil alih MixRadio. Jyrki Rosenberg yang ditunjuk sebagai Chief MixRadio mengatakan mereka berencana melakukan spin-off (pemisahan) dari Microsoft.
Seperti dikutip dari Ubergizmo, Selasa (22/7/2014), hingga saat ini MixRadio akan tetap ada di Windows Phone. Di sisi lain, Rosenberg dan timnya berencana menghadirkannya di platform lain seperti iOS dan Android.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
MixRadio dirilis pada 2011. Sebelumnya, aplikasi ini disebut sebagai Nokia Music dan hadir pre-loaded di ponsel Windows Phone pertama Nokia. Sangat disayangkan jika Microsoft pada akhirnya menghentikan dukungannya untuk MixRadio.
Boleh dibilang, ini adalah salah satu aplikasi andalan Nokia Windows Phone. Dengan harga berlangganan cukup terjangkau, Rp 15.000 per bulan, pengguna bisa mendengarkan lagu favorit dengan kualitas bagus sepuasnya.
Berbeda dengan layanan streaming musik lainnya, selain menawarkan musik on-demand, MixRadio juga menawarkan koleksi lagu dengan playlist yang disesuaikan dengan selera musik si pengguna.
Pengguna bisa mendengarkannya lewat internet, baik dengan jaringan operator ataupun WiFi. Mereka juga bisa mendownload mix favoritnya untuk bisa dimainkan secara offline tanpa koneksi internet.
(rns/ash)