Seperti dikutip detikINET dari AFP, Jumat (22/11/2013), gedung yang sempat jadi markas Nokia itu berada di daerah Espoo, daerah pinggiran di Ibu Kota Finlandia. Menurut Nokia, kebanyakan karyawan yang bekerja di gedung itu merupakan bagian unit bisnis mobile, itulah kenapa nantinya gedung tersebut akan digunakan oleh Microsoft.
Karyawan Nokia yang sekarang masih bekerja dan fokus di bisnis telekomunikasi, akan dipindahkan ke gedung lain yang masih berada di seputaran Espoo.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Gedung berjulukan 'Rumah Nokia' itu dibangun dekat Laut Baltik di akhir 1990, saat telepon genggam baru bermunculan sehingga memberikan peluang bisnis yang cerah bagi Nokia.
Desember 2012 lalu, Nokia yang terus mencatat rugi itu memutuskan menjual gedung tersebut ke perusahaan properti tapi tetap menggunakannya dengan menyewa secara jangka panjang.
Selasa pekan ini, pemegang saham Nokia sepakat menjual unit bisnis mobile-nya ke Microsoft senilai 5,44 miliar euro (Rp 73 triliun). Pemegang saham berharap akuisisi tersebut bisa membuat Nokia kembali cetak laba.
(ang/rou)