Kategori Berita
Daerah
Layanan
Detik Network
detikInet
Bisnis m-Commerce di 2017 Tembus USD 3,2 Triliun

Bisnis m-Commerce di 2017 Tembus USD 3,2 Triliun


- detikInet

ilustrasi (ist)
Jakarta - Nilai transaksi bisnis e-commerce melalui perangkat mobile (m-commerce) pada 2017 nanti diproyeksi bisa menembus USD 3,2 triliun. Meningkat dua kali lipat lebih dari posisi tahun ini yang diperkirakan USD 1,5 triliun.

Juniper Research dalam risetnya yang dikutip detikINET dari Cellular-News, Minggu (23/6/2013), menyebutkan m-commerce akan didorong tingginya transaksi mobile banking seiring pembayaran tagihan melalui perangkat bergerak kian terbiasa dilakukan oleh para pengguna di seluruh dunia.

Hal lain yang akan mendorong m-commerce adalah sektor industri seperti retail, airline, lembaga keuangan yang terus meningkatkan fungsi mobile channel sebagai engagement dan saluran pembayaran bagi pelanggannya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Aksi Visa dan MasterCard dalam mengembangkan Near Field Communication (NFC) dan maskapai dengan e-ticket, merupakan salah satu contohnya. Hal lainnya adalah kebijakan operator bekerjasama dengan para pemain Over-the-Top (OTT) untuk carrier billing.

Faktor ini akan mendorong tumbuhnya ekonomi digital serta naiknya jumlah orang dewasa yang tersentuh layanan perbakan hingga 50% berkat layanan mobile commerce.

Namun di sisi lain, masih ada tantangan yang harus dihadapi karena masih banyak retailer yang belum meningkatkan kemampuan situsnya untuk melayani m-commerce dan tidak user friendly.

Berikutnya, infrastruktur Point of Sale (POS) yang telah terpasang malah menjadi hambatan berkembangnya NFC karena pemain enggan melakukan restrukturisasi dengan pertimbangan investasi.

(rou/rou)





Hide Ads