Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network
detikInet
SAS Punya 'Jurus' Optimalkan Serbuan Big Data

SAS Punya 'Jurus' Optimalkan Serbuan Big Data


Ardhi Suryadhi - detikInet

Ilustrasi (Ist.)
Jakarta -

Banyak perusahaan yang masih memandang gelontoran informasi yang mereka miliki sebagai 'sampah' lantaran tak tahu harus diapakan. Padahal, fenomena yang dikenal sebagai big data itu bisa dioptimalkan.

Optimalisasi dari big data sendiri dapat dialirkan untuk berbagai hal, mulai dari untuk urusan business intelligent hingga terkait program marketing.

Nah, hal inilah yang coba ditawarkan penyedia software business analytics SAS lewat layanan High Performance Marketing Optimization.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Solusi SAS ini pun diklaim dapat membantu para chief marketing officer untuk mengoptimalkan puluhan juta baris data pelanggan sehingga dapat memecahkan isu bisnis yang kompleks.

Seperti bagaimana memaksimalkan keuntungan, menerapkan kebijakan kontak, dan tetap masuk dalam anggaran perusahaan.

SAS High Performance Marketing Optimization diklaim bergerak dengan cepat sehingga perusahaan dapat menampilkan analisis 'what if' dalam hitungan menit.

Seorang marketer dengan ratusan penawaran kampanye, ribuan hambatan tentang kebijakan kontak, dan jutaan baris catatan pelanggan dapat secara kuantitatif memprediksi pengaruh perubahan secara hampir real time.

Di sisi lain, sebelumnya sebuah skenario dapat menghabiskan waktu berjam-jam bahkan berhari-hari untuk dijalankan. Saat ini, beberapa skenario dapat dilakukan bersamaan dengan penyesuaian, dan re-run dalam hitungan jam dan bahkan menit.

Sebuah perusahaan yang mengalami berpindahnya pelanggan (churn) secara mendadak karena peluncuran atau promosi kompetitor, pun dijanjikan bisa lebih lebih cepat memberi respons.

"Untuk memperoleh pemasaran personalized yang dinamis, marketer harus terus menerus menambahkan berbagai variabel dan hambatan, seperti anggaran, preferensi kontak, channel capacities dan kebijakan," kata Wilson Raj, Direktur Global Customer Intelligence SAS.

"Dengan mengakselerasi usaha optimisasi kompleks tersebut dari hitungan hari dan jam menjadi mendekati menit -- tidak hanya pada sampel tetapi keseluruhan," pungkasnya, dalam keterangan tertulis.

(ash/ash)




Hide Ads