"Indonesia salah satu negara yang PDB (pendapatan domestik bruto)-nya tertinggi di Asia Tenggara, dan 20% sampai 30% spending mereka digunakan untuk beli gadget. Itu sebabnya gadget jadi bisnis yang tak pernah mati," kata Abbi Angkasa Perdana, Presiden Direktur PT Satusolusi Intermedia Utama, di Jakarta, Jumat (11/11/2011).
SatuSolusi baru saja meluncurkan portal juragangadget.com. Situs jual beli dan forum komunitas pecinta gadget ini, kata Abbi, hadir sebagai jawaban atas tren positif transaksi online di Indonesia dan terus meroketnya permintaan pasar atas gadget mutakhir di dunia maya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Perihal pasar gadget di Indonesia, kata Abbi, untuk di Jabodetabek saja penjualan gadget per bulan bisa mencapai 20 ribu sampai 30 ribu unit.
"Itu untuk brand besar saja, belum termasuk ponsel China. Kalau ditotal, per bulan nilai bisnisnya ratusan miliar, dan bahkan bisa lebih dari satu triliun rupiah per tiga bulanan," kata dia.
Sementara untuk pasar gadget di dunia maya, masih kata dia, rata-rata pedagang gadget yang jual barangnya secara online bisa meraih omzet di atas Rp 10 miliar.
"Bahkan ada yang bisa dapat Rp 16 miliar. Untuk yang startup juga bisa di atas Rp 500 juta sampai Rp 100 miliar asal manajemennya bagus," papar Abbi lebih lanjut.
(rou/rns)