Perilaku konsumen kini bisa diukur melalui analisis data dari situs jejaring sosial. Dengan analisa ini, perusahaan bisa lebih mengerti akan perubahan perilaku serta kebiasaan konsumen
Salah satu solusi analisis milik SAS yaitu Social Media Analytic kini mendapat fitur baru yaitu social scorecards, author hub dan competitive intelligence functionality.
"SAS Social Media Analytics menyediakan berbagai kebutuhan perusahaan dengan kemampuan untuk memahami, memprediksi dan bertindak berdasarkan data sosial," kata Global Product Marketing Manager SAS Jonathan Morgan di sela The Premiere Business Leadeship Series, Marina Bay Sands, Singapura, Selasa (23/8/2011).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Baik melalui layanan yang lebih baik atau tawaran pemasaran yang lebih relevan," ujarnya.
Fitur Sosial Scorecard memberikan kemampuan untuk melihat aktivitas saluran dari waktu ke waktu, yang memberikan gambaran kinerja keseluruhan di saluran sosial, termasuk Facebook, Twitter, YouTube dan Flickr, dalam rangka mengevaluasi efektivitas program online dan sosial.
Sementara Author Hub Hub memberikan rincian ke berbagai aspek penulis online di berbagai situs, memberikan lebih banyak informasi kepada perusahaan mengenai kepuasan dan kekecewaan pelanggan.
Sedangkan competitive intelligence functionality yang baru menyediakan hubungan masyarakat, penelitian dan pengembangan serta penelitian pasar mengenai bagaimana pesaing utama melalui perspektif sosial, sehingga membantu membentuk strategi masa depan.
Pada akhirnya, beberapa penambahan ini meningkatkan fungsi SAS Social Media Analytics, termasuk penambahan mesin sentimen industri untuk enam industri baru, yaitu ritel online, perhotelan dan game, multi-channel ritel, telekomunikasi, perbankan ritel, dan otomotif.
(ang/ash)