Dibekali dengan lebih dari 200 kemampuan baru, VMware vSphere 5 digadang-gadang dapat meningkatkan kinerja dan ketersediaan aplikasi untuk seluruh aplikasi bisnis penting, sekaligus mengotomatisasikan manajemen pusat-pusat (pool) sumber daya datacenter yang semakin luas.
Bersamaan dengan ini, VMware juga mengumumkan jajaran produk VMware vShield 5, vCenter Site Recovery Manager 5, dan vCloud Director 1.5. Kombinasi ketiga produk tersebut dengan VMware vSphere 5 dikatakan bakal menghadirkan operasi TI berskala awan sehingga pelanggan mendapatkan nilai lebih dari virtualisasi sumber daya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Dengan vSphere 5 dan rangkaian teknologi infrastruktur awan ini, VMware membantu pelanggan mempercepat langkah mereka menuju infrastruktur awan yang lebih efisien dan terotomatisasi, merombak ulang cara mengelola dan mengamankan sumber daya, dan yang terpenting, mendorong hubungan yang lebih produktif antara TI dan bisnis yang mereka layani," imbuhnya.
Chris Wolf, Research VP Gartner menambahkan, riset kontekstual Gartner belum lama ini mengungkapkan bahwa organisasi pengguna akhir sangat mempertimbangkan virtualisasi x86 sebagai komponen fondasi utama dari arsitektur infrastruktur-sebagai-layanan [Infrastructure-as-a-Service] bermodelkan awan privat.
"Selain itu, banyak organisasi menganggap x86 VM sebagai platform infrastruktur untuk aplikasi baru. Penghematan biaya dan kesigapan bisnis masih menjadi dua pendorong utama di belakang investasi virtualisasi maupun komputasi Awan," tukasnya.
(ash/ash)