Kategori Berita
Daerah
Layanan
Detik Network
detikInet
BlackBerry Gratis untuk UKM Dinilai Berisiko

BlackBerry Gratis untuk UKM Dinilai Berisiko


- detikInet

Jakarta - Pengumuman BlackBerry Enterprise Server (BES) Express, yang tidak membutuhkan biaya lisensi, dilakukan Research In Motion (RIM) dalam rangkaian Mobile World Congress di Barcelona. Namun, menurut lembaga analis Ovum dalam keterangan tertulis yang diterima detikINET, Rabu (17/2/2010), langkah itu dinilai berisiko bagi RIM.

Pasalnya, menurut Claudio Castelli, Analis Senior dari Ovum, tidak semua perusahaan sebenarnya memanfaatkan solusi komunikasi terpadu yang ditawarkan BES. Sehingga, adanya versi berbayar ini bisa membuat perusahaan yang tadinya membayar malah beralih ke versi gratis.

"Sampai seberapa jauh hal itu akan terjadi dan berapa banyak pelanggan baru dari versi Express akan menentukan apakah strategi ini sukses," tutur Castelli.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menurut Castelli, keputusan RIM ini menunjukkan fokus yang makin besar dari perusahaan asal Kanada itu untuk menjadikan perangkat BlackBerry sebagai sumber penghasilan utama.

Selama ini sumber penghasilan RIM lebih fokus pada penerapan BlackBerry Enterprise Server di perusahaan besar. Selain, tentunya, lisensi jaringan BlackBerry.

BES Express mendukung kemampuan dasar seperti email, kalender, kontak, SMS/MMS dan aplikasi pesan instan (messenger). BES Express bisa disambungkan dengan MS Exchange dan Windows Small Business Server dengan pengguna maksimal 75 perangkat.


(wsh/wsh)





Hide Ads