Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network
detikInet
Nokia dan Samsung Siapkan 'Penggebuk' Apple

Nokia dan Samsung Siapkan 'Penggebuk' Apple


- detikInet

Helsinki - Apple sukses menggusur Nokia sebagai produsen ponsel paling untung berkat kelarisan iPhone. Keberhasilan ini tak hanya bikin panas Nokia, tapi juga Samsung di mana keduanya adalah 2 vendor ponsel terbesar dunia. Mereka pun mempersiapkan senjata baru untuk menggebuk Apple.

Dilansir Reuters dan dikutip detikINET, Rabu (11/12/2009), Nokia dan Samsung bersama-sama menguasai 60 persen pasar ponsel dunia. Namun saat ini, mereka kian terancam oleh handset buatan Apple dan juga RIM di segmen smartphone.

Menurut data Strategy Analytic, Apple yang terhitung masih 'anak bawang' di industri ponsel telah mampu menggusur Nokia di kuartal ketiga tahun ini. Keuntungan operasional Apple mencapai US$ 1,6 miliar, lebih tinggi dibanding Nokia yang 'hanya' US$ 1,1 miliar.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Nokia menjawab tantangan Apple dengan mulai mengapalkan ponsel high end yang sudah lama dinanti, N900. Sedangkan Samsung mengumumkan bakal merilis platform mobile sendiri bernama Bada, yang digadang-gadang bakal jadi sistem operasi smartphone handal.

N900 adalah ponsel pertama Nokia dengan sistem operasi Linux Maemo, yang dinilai jadi kunci bagi Nokia untuk berjaya. "Platform Maemo merefleksikan kebutuhan Nokia untuk menghadirkan software yang lebih powerful dibanding Apple dan lainnya," tukas Ben Wood, analis di CCS Insight.

"Pengumuman Bada oleh Samsung juga menunjukkan mereka mengidentifikasi hal yang sama. Namun pertanyaannya adalah, apakah dunia ponsel memerlukan sistem operasi tambahan?," ujarnya. Ponsel Samsung dengan sistem operasi Bada rencananya dirilis pada awal tahun 2010.

Meski ancaman rival kian kentara, namun Nokia masih jadi produsen smartphone terbesar di dunia untuk soal volume terjual. Sedangkan Samsung cukup ketinggalan dari Apple, RIM dan HTC Corp. Ke depan, pertarungan di ranah smartphone diprediksi kian memanas. (fyk/faw)





Hide Ads